POJOKSATU.id, KARAWANG – Di tengah hiruk pikuk persiapan Hari Kemerdekaan, sosok Serda Pandu dari Koramil 0406 Cikampek, Kodim 0604/Karawang, tampil sebagai figur yang tak hanya menjaga batas negara, tetapi juga menghidupkan kembali semangat “Mengindonesiakan Indonesia” di tengah masyarakat.
Baginya, cinta tanah air bukan sekadar jargon. Dalam setiap langkah dan tugas, Serda Pandu menanamkan nilai nasionalisme yang nyata, terutama kepada generasi muda. Ia percaya, patriotisme sejati dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Bagi saya, mencintai Indonesia berarti bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberi contoh sikap nasionalis, dan memastikan semangat itu diwariskan ke anak-anak kita,” ujarnya dengan nada tegas.
Ia menilai, tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya ancaman militer, melainkan juga perang ideologi dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Karena itu, peran prajurit seperti dirinya tak hanya di lapangan tempur, tetapi juga di ruang-ruang sosial.
“Ini adalah pertempuran tanpa senjata yang tetap harus dimenangkan. Kami rutin memberikan pembekalan wawasan kebangsaan, baik kepada pelajar maupun warga sekitar, agar mereka paham betapa pentingnya persatuan,” tambahnya.
Baca Juga: Inspirasi Nasionalisme dari Tiga Perempuan Cantik Asal Karawang
Menjelang peringatan 17 Agustus, Serda Pandu menitipkan pesan mendalam kepada kaum muda. Ia mengingatkan bahwa bendera Merah Putih bukan sekadar simbol, melainkan saksi sejarah perjuangan bangsa.
“Selembar Merah Putih itu dibayar dengan pengorbanan jutaan pahlawan. Jangan sampai kita lengah atau terprovokasi pihak yang ingin menghancurkan persatuan,” tegasnya. ***




