POJOKSATU.id, KARAWANG — Menjelang operasional perdana RSUD Rengasdengklok pada 14 September 2025 mendatang, Pemuda Pancasila (PP) PAC Rengasdengklok menegaskan komitmennya untuk turut mengawal proses perekrutan tenaga kerja yang akan mengisi berbagai posisi di rumah sakit tersebut.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Rengasdengklok, M. Jaja Sunarja, menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus memantau proses rekrutmen agar terbuka dan berpihak kepada warga lokal. Ia menyebutkan bahwa informasi yang diterima menyatakan proses perekrutan akan dilaksanakan oleh pihak ketiga.
"Kami akan pantau langsung agar prosesnya tidak menyimpang. Tenaga kerja seperti OB, staf administrasi, hingga tenaga medis non-ahli harus berasal dari masyarakat Rengasdengklok dan sekitarnya," ujar Jaja dalam keterangannya.
Menurutnya, keterlibatan warga lokal dalam pembangunan fasilitas publik seperti rumah sakit adalah hal mutlak, agar manfaat dari keberadaan RSUD ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat, baik dari segi layanan kesehatan maupun peluang kerja.
Baca Juga: Pesan Ketua DPRD Karawang untuk Ketua LPM Plawad yang Baru Dilantik
Ia juga menambahkan, meskipun tenaga ahli ditunjuk langsung oleh dinas terkait, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan agar proses penunjukan dilakukan secara profesional dan terbuka.
Langkah pengawalan ini, lanjut Jaja, merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang diemban oleh Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan, guna memastikan tidak adanya praktik kecurangan, titipan, atau perekrutan yang mengabaikan masyarakat lokal.
"RSUD Rengasdengklok dibangun untuk masyarakat. Maka sudah seharusnya masyarakat sekitar juga mendapat prioritas dalam kesempatan kerja," pungkasnya. ***




