POJOKSATU.id, KARAWANG - Warga Kelurahan Plawad kini menaruh harapan baru pada sosok Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., yang resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Kelurahan Plawad, Rabu (30/7/2025).

Dengan latar belakang pendidikan di bidang psikologi dan sains, Hendra membawa pendekatan berbeda dalam membangun wilayah. Ia menekankan pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan sinergi lintas elemen masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan Plawad.

Dalam pidatonya usai pelantikan, Hendra memperkenalkan visi "Plawad Maju" yang menjadi arah kepemimpinannya lima tahun ke depan. Visi tersebut, kata Hendra, bukan sekadar slogan, tetapi sebuah upaya strategis untuk menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan produktif.

Ia menegaskan, arah pembangunan yang diusung akan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Karawang, konsep "Jabar Istimewa", serta program nasional Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Semua langkah yang kami ambil akan diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Kolaborasi menjadi kunci," ujarnya.

Sebagai Ketua LPM, Hendra juga berkomitmen menjadikan lembaganya sebagai mitra aktif pemerintah kelurahan dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi warga. Ia pun mendorong partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung program pembangunan.

Baca Juga: Hendra Wijaya Resmi Pimpin LPM Plawad, Siap Sinergi Bangun Wilayah Demi Karawang Maju dan Asta Cita Presiden

"Saya mengajak tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu PKK, dan seluruh elemen di Plawad untuk ikut ambil bagian. Tidak ada pembangunan tanpa kebersamaan," jelasnya.

Hendra juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan Lurah, perangkat kelurahan, serta RT/RW akan menjadi prioritas dalam menciptakan sinergi pembangunan berbasis komunitas.

"Jika kita bersatu, maka kita akan mampu membawa Plawad menjadi wilayah yang lebih sejahtera. Bersama, kita wujudkan Plawad Maju, mendukung Karawang Maju, Jabar Istimewa, dan Asta Cita Presiden," pungkasnya. ***