POJOKSATU.id, KARAWANG – Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan yang sempat viral karena kesulitan memperoleh layanan rawat inap di Karawang, kini telah mendapatkan perawatan di RS Izza Cikampek. Pihak keluarga menyambut baik penanganan medis yang kini diterima dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak rumah sakit.
Yana Mulyana, selaku keluarga pasien, mengungkapkan bahwa adiknya telah mendapatkan penanganan medis intensif sejak dirawat di RS Izza. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan perhatian dari manajemen rumah sakit.
“Adik saya sudah berada di ruang rawat dan penanganannya sangat baik. Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran RS Izza, khususnya kepada Pak Direktur yang turun langsung memperhatikan kondisi adik saya,” tutur Yana pada Kamis, 17 Juli 2025.
Ia menjelaskan bahwa insiden yang sempat viral terjadi lantaran situasi darurat membuat keluarga panik. Saat itu, beberapa rumah sakit yang didatangi disebut sudah tak lagi memiliki kamar kosong.
Baca Juga: RS IZZA Dukung Kegiatan Bhakti Sosial Khitan Massal Pemda Karawang dalam Acara “Nganjang Ka Warga”
“Kami mencoba ke beberapa rumah sakit, namun semuanya penuh. Sementara kondisi adik saya sangat mengkhawatirkan. Dokter IGD juga menyarankan harus rawat inap segera, jadi kami jadi bingung dan kelabakan,” jelasnya.
Yana juga menyampaikan permohonan maaf atas kesimpangsiuran informasi yang sempat menyebar. Menurutnya, insiden tersebut muncul akibat ketidaktahuan keluarga mengenai alur dan prosedur penanganan pasien di fasilitas kesehatan.
“Ada miskomunikasi dari kami sebagai keluarga. Karena kamar saat itu penuh, kami sempat salah paham dan menyampaikan informasi yang tidak lengkap,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur RS Izza Cikampek, dr. Dik Adi Nugraha, memastikan bahwa pasien telah mendapatkan layanan sesuai prosedur dan tanpa perlakuan diskriminatif. Ia menegaskan bahwa RS Izza selalu berkomitmen melayani masyarakat secara adil.
Baca Juga: RS Izza Dukung Pendidikan Berkualitas melalui Program “Izza untuk Generasi Emas”
“Pasien sudah dalam perawatan intensif. Isu kemarin murni karena salah paham. Yang penting sekarang, pasien mendapatkan perawatan optimal,” kata dr. Dik.
Ia juga mengajak masyarakat agar lebih bijak saat menyebarkan informasi di ruang publik. dr. Dik menegaskan, RS Izza melayani pasien dari semua golongan, termasuk peserta BPJS, dengan standar pelayanan yang sama.
“Kami hadir untuk semua warga tanpa membeda-bedakan. RS Izza juga terus mendukung pembangunan daerah dengan membuka lapangan pekerjaan dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Mari jaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya. ***




