POJOKSATU.id, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Raya, untuk memasok kebutuhan beras bagi masyarakat ibukota. Kesepakatan ini ditandai dengan panen raya dan penandatanganan kontrak kerjasama di wilayah Kecamatan Rawamerta, Karawang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir langsung dalam acara tersebut didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Dirut PT Food Station Karyawan Gunarso, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Dede Hermawan, serta Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah.
“Kerjasama ini mencakup pengelolaan areal sawah seluas 600 hektare. Untuk panen kali ini, kami memulai dari 150 hektare bersama petani dan kelompok tani di bawah naungan Koperasi Pandawa Putra Tani,” ungkap Dirut PT Food Station, Karyawan Gunarso, dalam sambutannya.
Baca Juga: Bupati Karawang Gelontorkan Rp 1,3 Miliar untuk Dukung TMMD di Mekarasih
Yang menarik, PT Food Station membeli gabah kering panen (GKP) petani dengan harga Rp 7.000 per kilogram—di atas harga pembelian pemerintah (HPP). “Kami membeli di atas harga HPP agar petani senang dan semangat meningkatkan produksi,” tambah Gunarso.
Selain harga tinggi, PT Food Station juga memberikan dukungan berupa benih unggul jenis Infari 32 yang mampu menghasilkan hingga 8 ton per hektare. Bantuan alat pertanian seperti 1 unit handtraktor, 10 handsprayer, dan 500 kg benih juga disalurkan untuk mendongkrak produktivitas petani Karawang.
Baca Juga: Bupati Karawang Wajibkan Kegiatan Keagamaan dan Tradisional di Sekolah Dasar
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa Karawang sebagai lumbung padi nasional siap membantu memenuhi kebutuhan pangan DKI Jakarta.
“Produksi gabah kering kami mencapai 1,2 juta ton per tahun. Ini sangat cukup untuk mendukung ketersediaan stok beras DKI Jakarta,” ujar Bupati Aep. ***




