POJOKSATU.id, KARAWANG – Ratusan aparat keamanan dari kepolisian dan TNI dikerahkan untuk mengamankan Komplek Pemakaman Syekh Quro di Kampung Pulobata, Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.

Penjagaan ketat ini dilakukan menjelang kedatangan KH Imaduddin, seorang ulama terkemuka, yang sebelumnya mendapat penolakan dari kelompok tertentu.

Kehadiran KH Imaduddin di area pemakaman ini direncanakan dalam rangka kegiatan ziarah akbar dan pelantikan Pengurus Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) bersama yang telah terjadwal sejak lama.

Baca Juga: GP Ansor Karawang Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Mobil Kyai dan Santri di Rengasdengklok

Namun, penolakan dari sekelompok orang yang menolak kehadiran beliau memicu ketegangan di wilayah tersebut.

Aparat keamanan terlihat siaga di berbagai titik strategis sekitar komplek pemakaman.

"Dalmas disiagakan 360 orang," ujar seorang sumber terpercaya.

Penjagaan ini juga melibatkan dialog antara pihak kepolisian dan kelompok yang menolak kedatangan KH Imaduddin untuk meredam potensi konflik.

Baca Juga: Rombongan Mobil Kyai Diserang OTK di Rengasdengklok Karawang, Banser dan Santri Babak Belur

KH Imaduddin sendiri menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya adalah untuk berziarah dan berdoa bersama para jamaahnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan damai dan mendapat dukungan dari semua pihak.

Situasi di Komplek Pemakaman Syekh Quro hingga kini masih terpantau aman. Aparat keamanan tetap bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. ***