POJOKSATU.id, KARAWANG - Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) menaruh harapan besar kepada sosok Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang baru, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Harapan, terkait perubahan besar dalam birokrasi pertanahan, termasuk pelayanan, juga pemberantasan mafia tanah.
Harapan itu diungkapkan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan. Kata dia, selama ini para pengembang perumahan, terlebih yang tergabung dalam APERSI, masih dihadapkan dengan sejumlah kendala dalam menjalankan aktivitasnya dalam membangun perumahan. Salah satunya, regulasi Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Baca Juga: Kilas Balik Konflik Moeldoko dan AHY Tentang Partai Demokrat, Kini Bersekutu di Istana
"Saat kita hendak membangun sebuah perumahan. Di daerah lokasi pembangunan itu, contoh di Karawang. Pemda setempat sudah mengeluarkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Dan lahan yang hendak dibangun itu dinyatakan masuk zona kuning. Tapi karena ada regulasi LSD, pengembang tetap harus mengurusi izin alih fungsi lahan ke pemerintah pusat," ujar Deddy Indrasetiawan, saat berbincang dengan media ini, Kamis 29 Februari 2024.
Sosok yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Karawang ini berharap, dengan dinahkodai AHY, Kementerian ATR bisa meninjau ulang kebijakan regulasi tersebut.
"Bagi kami, adanya regulasi tersebut menjadikan sebuah kesulitan. Kita harus mengurusi perizinan ke pusat, yang permasalahannya sebenarnya sudah bisa terselesaikan di daerah. Adanya regulasi ini pun menjadi sebuah hambatan bagi kami (para pengembang perumahan) dalam mewujudkan program pemerinntah, program satu juta rumah," lanjut Deddy Indrasetiawan.
Baca Juga: Ketua Umum Demokrat AHY Bersalaman dengan Moeldoko di Istana Negara
Harapan lain, tambah Deddy Indrasetiawan, di bawah pimpinan AHY, pelayanan di kantor-kantor pertanahan bisa lebih baik lagi. Dimana, proses pembuatan sertifikat bisa berjalan dengan lebih baik dan cepat.
"Selanjutnya, ada standarisasi biaya notaris untuk perumahan bersubsidi. Selama ini tak ada standarisasinya, sehingga biaya begitu lebih tinggi. Harapan kami sih ada panduan harganya dari nilai transaksi rumah itu," kata Deddy Indrasetiawan.
Pria yang juga merupakan Bendahara DPC Partai Demokrat Karawang ini melanjutkan harapannya. Kata dia, harapan berikutnya adalah bisa terpenuhinya pencapaian target PTSL, juga memberantas mafia tanah.
Baca Juga: Artis Vicky Prasetyo Diduga Tipu Pengusaha asal Karawang, Korban Siap Lapor Polisi
"Saya berkeyakinan, Mas AHY bisa melakukan itu. Keyakinan itu karena dilihat dari kemampuan dan kapasitasnya, Mas AHY yang mempunyai latar belakang militer, ditambah memiliki tingkat kecerdasan tinggi, dimananpun bisa menyesuaikan dan menyelesaikan masalah. Mas AHY punya kemampuan dan sudah teruji mengatur organisasi besar. Saya yakin, di tangan yang muda, energik, ada terobosan. Muda adalah kekuatan untuk merubah sesuatu yang lebih baik," kata Deddy Indrasetiawan.
"APERSI siap bekerjasama dengan ATR/BPN meningkatkan pelayanan pembuatan sertifikat di kantor pertanahan," tutup Deddy Indrasetiawan. ***




