POJOKSATU.id, KARAWANG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang untuk mengambil tindakan tegas terkait serangkaian kebocoran gas yang terjadi di PT Pindo Deli 2.
Insiden terbaru, yang terjadi pekan lalu di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, mengekspos sekitar 140 warga mengalami keracunan akibat pipa gas caustic soda yang bocor.
Ihsanudin menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi ini, yang telah terjadi sekitar 5 kali, dan menyoroti urgensi tindakan pemerintah dalam menangani masalah ini.
"Persoalan ini harus disikapi dengan serius jangan sampai setelah ini ada kejadian serupa," ujarnya, Senin 29 Januari 2024.
Baca Juga: Halaqah di Karawang, Mahfud Ajak Kiai Hingga Masyayikh se-Jabar Jaga Nilai Persatuan
Politisi dari daerah pemilihan (dapil) Jabar 10 ini menekankan dua aspek yang harus diprioritaskan oleh Pemda Karawang.
Pertama, kesehatan masyarakat yang terkena dampak keracunan gas berbahaya. Ihsanudin memperingatkan bahwa dampak kesehatan dapat semakin parah jika kejadian ini berulang.
"Jaminan kesehatan merupakan hak dasar yang mesti dipenuhi," katanya.
Baca Juga: Aksi Curanmor di Karawang Terekam CCTV, Pelaku Masih Diburu Polisi
Kedua, keamanan masyarakat harus dijamin. Ihsanudin menyarankan agar Pemda Karawang mengambil langkah konkret, termasuk menutup produksi perusahaan atau merelokasi ke tempat yang tidak berdekatan dengan masyarakat.
"Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus dipentingkan, pemda harus tegas dalam mengambil keputusan," tegasnya.
Baca Juga: Karyawan Toko Sinar Abadi Karawang Ditemukan Tewas Tergantung
Politisi Gerindra ini juga meminta keterlibatan Dinas Provinsi Jabar dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dalam menangani persoalan ini.
"Sudah tidak bisa ditolerir lagi, kejadiannya sudah berulang kali. Sikap pemerintah sangat diperlukan dan beri sanksi perusahaan dengan tegas," pungkasnya. ***




