POJOKSATU.id, KARAWANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Koordinasi Siaga Bencana Hidrometereologi Banjir dan Tanah Longsor untuk tahun 2023-2024. Rapat tersebut diselenggarakan di Lantai III Gedung Singaperbangsa, Karawang.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder terkait, termasuk Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Karawang, Bambang Susetyo, Kepala Bappeda Karawang Dindin Rachmadhy, unsur instansi vertikal, perwakilan OPD, Kecamatan, serta komunitas relawan kemanusiaan.
Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Mahpudin, menjelaskan bahwa tujuan dari rapat koordinasi ini adalah untuk menghadapi potensi ancaman bencana hidrometereologi seperti curah hujan ekstrim, angin kencang, banjir, dan pergerakan tanah.
Baca Juga: Pemkab Karawang Tingkatkan Upaya Pencegahan KDRT dan TPPO
"BMKG memperkirakan curah hujan di Karawang masih rendah hingga menengah, tetapi diperkirakan akan meningkat ke tinggi sekitar bulan Februari 2024," ucap Mahpudin.
Lebih lanjut, Mahpudin menekankan pentingnya persiapan dari seluruh pihak terkait, termasuk dinas dan instansi terkait. "Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kebencanaan ini," tambahnya.
Baca Juga: Atlet Dayung asal Karawang Sukses Kalahkan 52 Negara di Thailand
Mahpudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melakukan antisipasi dalam menghadapi potensi-potensi kebencanaan.
Ia mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan hal-hal yang berpotensi menjadi bencana kepada petugas atau aparat setempat.
"Sehingga dari sedini mungkin kita semua berupaya untuk mengantisipasi itu semua. Apabila terjadi kejadian, segera laporkan kepada petugas atau aparat setempat terdekat, sehingga langkah-langkah yang perlu diambil dapat dilakukan dengan segera," pungkas Mahpudin. ***




