POJOKSATU.id, KARAWANG - Dalam upaya bersama untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Karawang, Satuan Narkoba Polres Karawang kembali membentuk Kampung Bebas Narkoba di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Pembentukan Kampung Bebas Narkoba ini menjadi langkah preventif dari Polres Karawang, yang sejalan dengan inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pranowo dalam Quick Win Responsnya. Program ini diwujudkan oleh Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, bersama dengan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Karawang, AKP Arief Zaenal Abidin.

Kasatres Narkoba Polres Karawang, AKP Arief Zaenal Abidin, menjelaskan bahwa tujuan dibentuknya kampung bebas narkoba adalah untuk mencegah penyalahgunaan narkotika secara dini, mulai dari tingkat RT, RW, dan Desa/Kelurahan. Ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bergerak dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Warga Kecamatan Ciampel Karawang Alami Kekeringan Serius

"Melalui pembentukan Kampung Bebas Narkoba, warga Desa Wadas turut mendukung program pemerintah dalam mensukseskan upaya ini, sehingga mereka merasa aman dan terlindungi," kata Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, melalui Kasat Narkoba, AKP Arief Zaenal Abidin.

Peresmian kampung bebas narkoba di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, dihadiri oleh unsur Muspika dan masyarakat setempat. Di masa mendatang,

"Kami berharap bahwa setiap desa di Kabupaten Karawang akan membentuk kampung tangguh bebas narkoba. Dengan demikian, semangat kampung tangguh ini akan merata di seluruh wilayah Kabupaten Karawang, dengan tujuan meminimalkan peredaran narkoba yang semakin masif," ungkapnya.

Baca Juga: Kabar Gembira! Segera Dibangun Bandara Internasional di Karawang, Lokasinya di Kecamatan Ciampel

Kasat juga menambahkan bahwa dalam momen tersebut, masyarakat Desa Wadas sangat antusias dalam mendukung program pemerintah untuk membangun kampung bebas narkoba di wilayah mereka.

Hal ini diharapkan dapat mengawasi aktivitas para pemuda dengan lebih baik, dan pada akhirnya menghindari peredaran narkoba di wilayah tersebut.

"Melalui alat peraga yang disediakan, warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh seni dan budaya memahami bentuk dan wujud narkoba serta memperoleh pemahaman tentang bahaya narkoba. Warga menginginkan adanya pertemuan berikutnya yang direncanakan ulang dan edukasi akan diberikan melalui paparan dan video oleh Tim Satgas Anti Narkoba, guna memberikan pengetahuan kepada warga secara menyeluruh," jelasnya. ***