POJOKSATU.id, KARAWANG - Sejumlah fasilitas transportasi publik di Kabupaten Karawang, yang berperan sebagai tempat perhentian angkutan umum, seperti halte dan shelter, tampaknya sedang menghadapi tantangan pemeliharaan yang serius.

Keluhan masyarakat mengenai fasilitas yang terkesan tidak terawat dan mengalami kerusakan semakin meningkat.

Halte dan shelter yang seharusnya menjadi titik strategis bagi para penumpang untuk menunggu angkutan umum, saat ini justru terlihat terlantar.

Baca Juga: 12 Cafe Outdoor di Karawang Paket Lengkap: Instagramable, di Tebing, sampai Bisa Reflexy Sekaligus

Coretan dan cat yang sudah mengelupas serta atap yang bolong menjadi pemandangan umum di sebagian besar fasilitas tersebut.

Dalam wawancara dengan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Dikhy Prayoga, dia menjelaskan bahwa tantangan pemeliharaan ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran. Dikhy menyatakan, "Fasilitas halte dan shelter, sayangnya, belum dapat kami perbaiki secara maksimal karena anggaran yang terbatas."

Namun, terdapat harapan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2023.

Baca Juga: Aktivis Kecewa Pemkab Karawang Terlantarkan Tugu Proklamasi, Padahal Punya Nilai Sejarah

Dikhy mengungkapkan bahwa Dinas Perhubungan telah mengajukan usulan anggaran sekitar Rp 50 juta untuk pemeliharaan fasilitas halte dan shelter.

Meskipun anggaran ini masih menunggu persetujuan, langkah pertama untuk memulihkan kondisi fasilitas telah ditemukan.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang telah berupaya meningkatkan layanan transportasi publik dengan membangun dua halte baru di Klari dan Jalan Tarumanegara.

Baca Juga: Tak Terurus, Ada Tulisan 'Open BO' di Tugu Proklamasi Rengasdengklok Karawang

Meskipun hanya dua dari delapan usulan titik yang disetujui, langkah ini menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah tersebut.

Dikhy juga mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas transportasi publik, termasuk halte dan shelter.

Baca Juga: Keajaiban di Karawang: Bunga Misterius Mirip Rafflesia Arnoldii Mekar di Belakang Rumah Kosong

"Keterlibatan semua lapisan masyarakat sangat penting dalam menjaga dan merawat fasilitas ini. Fasilitas transportasi publik harus berfungsi dengan baik untuk kepentingan semua orang," ungkapnya.

Dengan dukungan anggaran yang memadai dan partisipasi masyarakat yang lebih besar, diharapkan fasilitas transportasi publik di Kabupaten Karawang dapat segera pulih dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jalan dan angkutan umum. ***