POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember merespons cepat keluhan para pedagang di Pasar Tanjung yang belakangan ini mengeluhkan kondisi pasar yang kian sepi pembeli.
Melihat fenomena tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, langsung turun tangan untuk meninjau lokasi Pasar Tanjung.
Pria yang akrab disapa Gus Fawait itu juga memastikan bahwa tata kelola Pasar Tanjung akan segera diperbaiki agar kembali menarik minat konsumen.
Baca Juga: Tembus 1 Juta Penonton, Yayasan AHM Gaungkan Keselamatan Berkendara di SMC 2026
Dalam kunjungannya ke Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/2026), Gus Fawait ini menegaskan bahwa pihaknya sangat menaruh perhatian pada nasib para pedagang.
"Ini kunjungan kami yang keempat, karena dulu pertama kita melakukan penurunan retribusi pasar atau pajak, kemudian meninjau stabilitas harga," ujar Gus Fawait.
Dalam tinjauannya, Gus Fawait mendengarkan langsung curhatan para pedagang, terutama mereka yang menempati lapak di bagian atas.
Baca Juga: Penjualan Rumah Melambat, Properti1.com Hadirkan Listing Gratis
Keluhan utama bermuara pada aktivitas pedagang di area jalan (bawah) yang sudah beroperasi sejak dini hari, sehingga memicu sepinya pembeli di area dalam pasar.
Gus Fawait menuturkan bahwa para pedagang di atas merasa kesulitan mendapatkan pelanggan karena mayoritas konsumen sudah lebih dulu tersedot berbelanja di lapak-lapak bawah.
Merespons hal tersebut, bupati berencana mengambil kebijakan strategis untuk mengatur ritme aktivitas jual beli.
Baca Juga: Mulai 2027, Gaji PPPK Rp23 Triliun Dialihkan ke APBN, Daerah Tak Lagi Menanggung Sendiri
Kebijakan yang disiapkan adalah penataan waktu operasional.
Ia menilai, pengaturan jam buka lapak sangat penting agar pedagang yang berada di atas dan di bawah pasar tidak saling merugikan satu sama lain.
"Baik pedagang di bawah maupun atas ini, mereka sama-sama cari makan. Maka kita akan atur agar semua bisa mendapatkan penghasilan," tegasnya memberikan jaminan keadilan bagi seluruh pedagang.
Selain menata jam operasional, Pemkab Jember juga membawa kabar gembira terkait pembenahan infrastruktur.
Gus Fawait menilai kondisi Pasar Tanjung saat ini memang sudah kurang layak dan butuh sentuhan pembaruan agar kenyamanan pengunjung terjamin.
Baca Juga: Tambang PT Mas Putih Belitung di Karawang Ditutup, Pemprov Jabar Soroti Ratusan Truk Berat
Tak tanggung-tanggung, bupati membeberkan bahwa Pemkab Jember telah berhasil mengamankan kucuran dana bernilai fantastis dari pemerintah pusat untuk merombak total wajah Pasar Tanjung.
"Jadi setelah kunjungan kami bersama Menteri PU, kita berhasil mendapatkan bantuan revitalisasi sebesar Rp250 miliar," ungkapnya.
Ia meyakini, dengan alokasi dana ratusan miliar tersebut, Pasar Tanjung akan disulap menjadi fasilitas publik yang lebih baik, bersih, dan modern.
Baca Juga: Angkot Listrik Segera Mengaspal di Kota Bandung, Tarif Mulai Rp2.000
Kondisi infrastruktur yang mumpuni diharapkan mampu mengembalikan geliat transaksi dan menarik konsumen untuk kembali berbelanja di pasar tradisional.
Tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, Gus Fawait juga memperhatikan aspek sosial dan kesejahteraan para pedagang.
Sejumlah fasilitas pendukung dan jaminan sosial telah dan akan terus direalisasikan oleh Pemkab Jember.
Baca Juga: Jenal Arifin Klarifikasi Soal Armada Cipagamas yang Disebut KDM
"Mereka minta musala sudah dibangun, kita kasih juga pelayanan kesehatan gratis, kemudian untuk anaknya dikasih beasiswa. Kami terus berkomitmen untuk kepentingan rakyat," pungkas Gus Fawait. ***



