POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Isu tersebut bahkan memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama beberapa terakhir.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember, Sartini, memastikan bahwa ketersediaan BBM saat ini dalam kondisi aman dan bahkan mengalami surplus.
Baca Juga: SMK Go Global, Kemenperin Buka Peluang Kerja ke Luar Negeri, Ada Pelatihan dan Sertifikasi
Sartini mengungkapkan, kebutuhan harian BBM untuk seluruh wilayah Kabupaten Jember berada di kisaran 650 kiloliter (kl) atau setara 650.000 liter.
Guna mempercepat pemulihan pasokan dan mengurai antrean kendaraan, pasokan BBM dari depo utama dialirkan secara masif melebihi kuota harian.
"Intinya sebenarnya hari ini posisi seluruh jenis BBM itu sebenarnya surplus dari kebutuhan harian yang ada di Kabupaten Jember," ujar Sartini saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Ngeri, Hasil Lab Menu MBG Sebabkan Ratusan Siswa Keracunan di Karo Terungkap, 2 Bakteri Berbahaya
Ia merinci bahwa pasokan BBM yang diguyur ke Jember mencapai 880 kl atau 880.000 liter.
Jumlah tersebut berasal dari Depo Tanjung Wangi Banyuwangi sebesar 816 kl dan pengiriman dari Surabaya sebanyak 64 kl.
"Untuk hari ini pasokan BBM dari seluruh jenis mulai Biosolar, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, sampai Pertamina Dex itu diangkut truk tangki mulai jam 04.06 dari Banyuwangi sampai pukul 17.00 WIB totalnya 816 kiloliter, ditambah pasokan Surabaya 64 kiloliter, sehingga total ada 880 kiloliter," bebernya.
Seluruh pasokan BBM tersebut didistribusikan secara merata ke 41 SPBU yang terdaftar dan beroperasi di Kabupaten Jember.
Meski demikian, Sartini mengakui bahwa distribusi belum sepenuhnya merata hingga ke pelosok karena tidak semua kecamatan di Jember memiliki SPBU.
Mengatasi hal tersebut, Pemkab Jember bersama instansi terkait mendorong adanya perluasan jaringan pengisian BBM di masa mendatang.
"Tadi salah satu rekom dari Hiswana Migas, hendaknya seluruh kecamatan itu ada SPBU-nya," pungkasnya.
Dengan ketersediaan stok yang sangat mencukupi tersebut, masyarakat Jember diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan karena pasokan di seluruh SPBU dipastikan aman. ***



