POJOKSATU.ID, JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember terus memacu efektivitas pelayanan medis bagi warga di wilayah terpencil melalui skema jemput bola atau homecare.
Langkah percepatan ini diperkuat dengan keterlibatan aktif Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jember yang turun langsung menyisir kelompok masyarakat rentan bersama tenaga kesehatan Puskesmas setempat pada Rabu (26/8/2026).
Peninjauan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, di Desa Pringgondani, Kecamatan Sumberjambe.
Baca Juga: Kata Pigai, Pemblokiran Rekening Demo Botok Pati Bukan Pelanggaran HAM kalau Ada Dasar Hukumnya
Ia memboyong jajarannya dari tingkat desa hingga kabupaten untuk mengawal pelayanan kesehatan dasar di kawasan tersebut.
Ning Ghyta mengungkapkan bahwa aksi peninjauan ini difokuskan pada dua sasaran utama yang membutuhkan pemantauan medis secara intensif, yakni ibu hamil risiko tinggi (risti) serta lansia dan penyandang disabilitas.
Salah satu warga yang disambangi adalah Musrifah (40), warga Dusun Taman Burnih yang tengah mengandung 31 minggu.
Baca Juga: Kenapa Warga Pati Demo Sampai ke DPR RI di Jakarta, Ini yang Mereka Tuntut di Senayan
"Kami mendatangi Musrifah untuk memastikan kesehatan ibu dan janin tetap terjaga hingga persalinan," ujar Ning Ghyta.
Selain memberikan perhatian pada kehamilan berisiko, tim gabungan juga menyasar lansia yang memerlukan penanganan khusus.
Layanan medis langsung diberikan kepada Narmo (85), warga Dusun Taman Burnih yang mengalami kelumpuhan total selama lima tahun akibat kecelakaan.
Baca Juga: Instagram Bank Mandiri Dibombardir Netizen Full Hujatan, Polemik Rekening Botok Makin Meluas
"Tim memberikan layanan perawatan dasar kepada Narmo yang mengalami kelumpuhan total selama lima tahun akibat kecelakaan," jelas Ning Ghyta saat mendampingi petugas kesehatan.
Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan TP PKK bersama jajarannya bukan sekadar agenda seremoni singkat.
Kehadiran mereka di lapangan merupakan bentuk dukungan berkelanjutan bagi program kesehatan Pemkab Jember.
Ke depan, TP PKK Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan terhadap kehamilan berisiko tinggi serta memaksimalkan upaya penekanan angka stunting pada anak melalui sinergi erat bersama fasilitas kesehatan setempat. ***



