POJOKSATU.id, JEMBER - Upaya mendongkrak kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) puskesmas di Kabupaten Jember kini menjadi salah satu fokus utama yang tengah diseriusi oleh pemerintah daerah.
Kabar baik ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Komisi C DPRD Jember sekaligus Ketua Fraksi Nasdem, David Handoko Seto, usai mengikuti agenda kunjungan kerja bersama Bupati Jember, Gus Fawait.
Dalam peninjauan langsung tersebut, David membeberkan komitmen kuat pihak eksekutif dan legislatif untuk membenahi tata kelola pelayanan di setiap fasilitas kesehatan.
Pemerintah daerah melihat adanya potensi besar yang masih bisa digali maksimal dari sistem penataan manajemen internal puskesmas.
David menjelaskan bahwa kunci utama untuk mengoptimalkan peran puskesmas terletak pada kemauan untuk merombak sistem manajerial agar lebih profesional.
"Gus Bupati menyampaikan tentang bagaimana caranya meningkatkan pendapatan dari sisi manajemen yang ditata dengan baik," ujar David, Selasa, (14/7/2026).
Baca Juga: Tangis Ibu Santri Korban Dugaan Dibakar Hidup-hidup Pecah di DPR, Minta Keadilan untuk Sahri Sobirin
Pihak legislatif sangat meyakini bahwa manajemen yang rapi otomatis akan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan mandiri instansi tersebut.
Pundi-pundi pendapatan yang sehat di puskesmas nantinya akan dialokasikan khusus untuk menyelesaikan persoalan klasik terkait hak-hak para pekerja medis.
Langkah ini sengaja dirancang demi menghapus keluhan seputar minimnya jaminan kesejahteraan yang kerap dirasakan oleh para nakes garda terdepan.
Baca Juga: Segera Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026 Ditutup 14 Juli, Ini Link dan Ketentuannya
"Sehingga pendapatan mereka nanti bisa meningkat dan dipastikan tidak ada lagi keluhan menyangkut kurang sejahteranya karyawan di puskesmas," tegas David.
Sorotan utama dari rencana pembenahan kesejahteraan ini akan ditujukan khusus bagi para pegawai honorer serta tenaga medis paruh waktu.
David membeberkan bahwa perhatian ekstra wajib diberikan kepada para nakes non-ASN yang sistem penggajiannya bergantung penuh pada dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Sinergi positif antara bupati dan dewan ini diharapkan bisa menjadi angin segar yang nyata bagi puluhan nakes yang telah lama mengabdi.
Jajaran DPRD Jember pun berjanji akan terus mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mampu menaikkan pendapatan lewat konsep tata kelola yang benar.
Melalui manajemen puskesmas yang sehat dan transparan, mutu pelayanan publik yang prima dipastikan bisa berjalan beriringan dengan nakes yang sejahtera. ***



