POJOKSATU.id — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan 35 bupati dan wali kota untuk mempercepat pemulihan pascademonstrasi yang sempat memicu kerusakan di sejumlah daerah.

Instruksi itu disampaikan dalam rapat bersama Forkopimda dan kepala daerah se-Jateng melalui zoom meeting, Kamis (4/9/2025).

Menurut Luthfi, setidaknya ada empat langkah prioritas yang perlu segera dilakukan pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga: Konferensi Pers DPR RI Menjawab Tuntutan 17+8, Publik: Pantau Terus

Pertama, mempercepat perbaikan fasilitas umum maupun gedung yang mengalami kerusakan. 

Ia mencontohkan, Pemprov Jateng telah mengalokasikan bantuan untuk Pemkot Pekalongan yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Segera lakukan perbaikan. Semua kerusakan didata, jika ada kekurangan bisa dilaporkan ke Pemprov untuk mendapat bantuan,” ujar Luthfi.

Baca Juga: Penyebab Baku Hantam Guru-guru di SD 086 Dalan Lidang Mandailing Natal, Kadisdik: Banyak Masalah

Instruksi kedua adalah menghidupkan kembali kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.

Bentuknya bisa pengajian, bazar, atau kegiatan berbasis kearifan lokal di sekitar kantor pemerintahan dan fasilitas umum dengan tujuan memperkuat ikatan emosional warga dan mencegah potensi gesekan sosial.

Baca Juga: Kini Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Berikut 9 Kebijakan Pendidikan Kontroversial Nadiem Makarim Selama Menjadi Mendikbudristek

Ketiga, Luthfi meminta kepala daerah aktif berkoordinasi dengan kapolres dan dandim setempat untuk memantau potensi kerawanan serta langkah antisipasi. 

Menurutnya, komunikasi lintas sektor sangat penting agar kondusivitas daerah tetap terjaga.

Instruksi keempat, pemerintah daerah diminta menjalin komunikasi intensif dengan pihak kampus. 

Baca Juga: Terkena Penyakit Kanker Kulit, Joe Biden Jalani Operasi Pengangkatan Sel Lapisan Jaringan Kulit

Menurut Luthfi, Pemprov Jateng sudah lebih dulu menjalin komunikasi dengan para rektor dan BEM perguruan tinggi di wilayahnya.

Selain empat instruksi tersebut, Luthfi juga menegaskan pelayanan publik tidak boleh terganggu.

Ia juga memberikan jaminan keamanan kepada investor maupun calon investor.

Baca Juga: Polres Karawang Pastikan Acara “Karawang Mengaji” Berjalan Kondusif

“Pelayanan masyarakat harus berjalan normal. Jaminan keamanan dan ketertiban adalah daya tarik investasi. Apalagi pertumbuhan ekonomi Jateng 5,28 persen, di atas angka nasional, tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, turut menyambut baik arahan gubernur Jateng tersebut.

Menurutnya, percepatan pemulihan menjadi hal yang penting agar kerusakan bangunan segera diperbaiki dan tidak menimbulkan trauma bagi warga.

Baca Juga: Laga Timnas Indonesia vs Taiwan MALAM INI, Ini Peluang Debut Pemain Baru da Racikan Terbaik di FIFA Match Day 2025

“Selain itu, langkah cepat juga menjaga iklim investasi Jateng yang sedang tumbuh positif,” pungkasnya. ***