POJOKSATU.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah sebuah rudal yang diduga diluncurkan Iran menghantam wilayah Yerusalem, berdekatan dengan kompleks suci Masjid Al Aqsa, bertepatan dengan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).
Kementerian Luar Negeri Israel mengonfirmasi bahwa proyektil tersebut jatuh di area sekitar Kota Tua Yerusalem, hanya beberapa ratus meter dari situs-situs suci yang menjadi pusat spiritual tiga agama besar: Islam, Kristen, dan Yahudi.
Dalam pernyataan resminya, pemerintah Israel menyebut insiden ini sebagai bentuk ancaman serius, terlebih karena terjadi pada momen keagamaan.
Pernyataan tersebut juga menyindir keras kepemimpinan Iran, yang dinilai bertanggung jawab atas eskalasi situasi di kawasan.
Baca Juga: H+1 Lebaran, BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Siang Hari
Namun demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar akibat insiden tersebut.
Otoritas setempat memastikan bahwa area penting seperti kompleks Masjid Al-Aqsa dan Gereja Makam Kudus tetap dalam kondisi relatif aman.
Menariknya, insiden ini bukan yang pertama dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pada 16 Maret 2026, serpihan rudal balistik dan pecahan dari sistem pertahanan udara Israel juga dilaporkan jatuh di sekitar wilayah Kota Tua.
Polisi Israel menyebutkan bahwa material tersebut ditemukan di sejumlah titik, termasuk di area yang berdekatan dengan situs-situs keagamaan.
Baca Juga: 5 Hidden Gem Wisata Dekat Tol Jagorawi, Biaya Murah View Premium
Dokumentasi yang dirilis menunjukkan petugas mengamankan potongan logam besar dari atap bangunan di sekitar Gereja Makam Kudus.
Di sisi lain, sejumlah foto memperlihatkan serpihan kecil yang tersebar di pelataran kompleks Al-Aqsa, yang oleh umat Yahudi juga dikenal sebagai Temple Mount.
Area tersebut sempat dipasangi garis polisi untuk kepentingan investigasi.
Peristiwa ini menambah daftar panjang ketegangan yang melibatkan Iran dan Israel, terutama di tengah meningkatnya dinamika geopolitik kawasan.
Momentum Idulfitri yang seharusnya menjadi waktu damai justru diwarnai insiden yang memicu kekhawatiran global.
Meski tidak menimbulkan korban, jatuhnya rudal di dekat kawasan suci Yerusalem menjadi sinyal serius bagi stabilitas regional.
Dunia kini menanti langkah lanjutan dari pihak-pihak terkait guna mencegah eskalasi konflik Iran vs Israel yang lebih luas.***

