POJOKSATU.id,--Konfirmasi tewasnya Kepala Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, dibenarkan oleh sumber-sumber wartawan di Iran.

Selain itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga langsung mengunggah video dan mengeluarkan pernyataan di media sosial terkait tewasnya Ali Larijani ini.

“Sumber-sumber di Iran mengkonfirmasi bahwa Sekretaris Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, gugur bersama putranya di rumah mereka setelah serangan Israel,” kata akun Asma Shirazi @asmashirazi di laman X seperti dilihat Selasa (17/3).

Baca Juga: Auto Lolos CPNS Sekali Coba? Ini Strategi yang Dipakai Peserta Berpengalaman

Asma Shirazi merupakan jurnalis @humnewspakistan dan kolomnis @BBCUrdu. Dia mengunggah kabar gugurnya Ali Larijani ini sembari menautkan foto saat dirinya wawancara dengan Ali Larijani.

Sementara itu, jurnalis Timur Tengah lainnya, Sulaiman Ahmed juga mengunggah video soal kematian Ali Larijani ini.

“BERITA TERKINI: Netanyahu muncul dengan sebuah pernyataan: Kami telah melenyapkan Ali Larijani dan komandan Basij. Kami sedang melemahkan rezim ini dengan harapan memberi rakyat Iran kesempatan untuk menggulingkannya," kata Sulaiman Ahmed di akun X miliknya @ShaykhSulaiman, Selasa (17/8).

Baca Juga: Israel Sebut Kepala Keamanan Iran Ali Larijani Tewas Dibom, tapi Akun X Miliknya Malah Ada Postingan

Berita sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut bahwa militer Israel telah berhasil menewaskan Kepala Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani pada Senin (16/3/2026) malam.

Namun saat bersamaan ketika Israel mengumumkan tewasnya Ali Larijani, akun X milik Ali Larijani malah memposting tulisan tangan berisi pernyataan Ali Larijani sendiri.

Dalam unggahan di @alilarijani_ir, Selasa (17/3) terlihat Ali Larijani menyampaikan duka atas gugurnya beberapa personel Angkatan Laut Iran akibat serangan AS.

Senada Sulaiman Ahmed, jurnalis Timur Tengah juga menyebutkan bahwa Ali Larijani membagikan postingan terbaru di X usai dinyatakan tewas oleh Israel.

“BERITA TERKINI: Akun X milik Ali Larijani membagikan catatan tulisan tangan yang diduga miliknya, yang ditulis terkait dengan pemakaman personel Angkatan Laut Iran yang tewas,” jelas Sulaiman Ahmed.***