POJOKSATU.id, CHARLIE Kirk, aktivis politik konservatif sekaligus pendiri Turning Point USA, tewas ditembak saat mengisi acara debat kampus di Utah Valley University, Kamis WIB, 11 September 2025.

Menurut keterangan juru bicara kampus, tembakan dilepaskan ke tubuh Charlie Kirk dari satu gedung berjarak sekira 200 yard (180 meter) dari lokasi acara.

Nama Charlie Kirk langsung trending di X tak lama setelah peristiwa mengerikan itu. Dan, profil loyalis Donald Trump langsung dicari netizen.

Baca Juga: Kronologi Charlie Kirk Aktivis dan Loyalis Donald Trump Tewas Ditembak saat Debat Publik di Kampus Utah Valley University

Berikut profil lengkap Charlie Kirk, perjalanan karier hingga kehidupan pribadinya

Charlie Kirk mulai terjun ke dunia politik setelah terinspirasi gerakan kontroversial Tea Party pada 2000-an.

Pada 2012, di usia 18 tahun, ia mendirikan organisasi Turning Point USA, yang fokus pada pendidikan dan pelatihan mahasiswa untuk mendukung prinsip konservatif seperti pasar bebas, tanggung jawab fiskal, dan pemerintahan terbatas.

Melalui organisasi ini, Kirk meluncurkan tur nasional bertajuk American Comeback Tour dengan format debat terbuka “Prove Me Wrong” di berbagai kampus.

Sejak 2019, Kirk aktif sebagai podcaster lewat The Charlie Kirk Show yang sudah merilis lebih dari 700 episode berdurasi 30–60 menit.

Baca Juga: Cicil Emas di BRImo: Cara Mudah Bangun Investasi Bertahap Tanpa Modal Besar

Ia juga menulis sejumlah buku bertema politik yang memperkuat citranya sebagai suara penting dalam gerakan konservatif.

Pada Januari 2025, ia bahkan dipercaya memberi pidato di acara pelantikan Presiden Donald Trump.

Sebagai pendiri Turning Point USA, Kirk dikenal sebagai “bintang muda” politik sayap kanan yang kerap menjadi sekutu dekat Donald Trump.

Namanya juga populer karena sering berdebat dengan mahasiswa berhaluan liberal di berbagai kampus, hingga membuatnya viral di media sosial.

Baca Juga: Profil Vian Ruma, Aktivis Lingkungan di NTT Ditemukan Tewas Bunuh Diri Ternyata Guru ASN

Pada tahun 2020, menjelang pemilihan presiden, ia memandu acara The Charlie Kirk Show berdurasi tiga jam yang membuatnya semakin dekat dengan Trump.

Tahun yang sama, Trump menunjuknya ke sebuah komisi yang mempromosikan “pendidikan patriotik”.

Menurut laporan NBC News tahun 2024, podcast Kirk diunduh antara 500 ribu hingga 750 ribu kali setiap hari.

Ia juga kerap viral di media sosial karena perdebatan panasnya dengan mahasiswa berhaluan liberal di berbagai kampus.

Baca Juga: Agar Pembangunan Merata Di Indonesia, Ini Yang Dilakukan Pemerintah Saat Ini

Dia juga dikenal sebagai pendukung Israel dan seroang Islamophobia.

Beberapa Tweet-nya di X menyebutkan tidak ada genosida di Gaza dan menyebut tewasnya warga Palestina murni kesalahan Hamas.

Dia juga membantah kelaparan warga Gaza karena Israel.

Charlie diketahui menjalin persahabatan erat dengan putra Donald Trump, bahkan sempat bepergian bersama ke Greenland pada Januari lalu.

Kirk memiliki 5,5 juta pengikut di platform X dan dikenal lewat The Charlie Kirk Show, sebuah program radio sekaligus podcast dengan lebih dari 500.000 pendengar bulanan.

Baca Juga: Sosok Vian Ruma, Aktivis Lingkungan di NTT Ditemukan Tewas Bunuh Diri dalam Gubuk Dinilai Janggal

Ia juga kerap tampil di Fox News, termasuk menjadi guest cohost di acara Fox & Friends.

Menurut laporan The New York Times, Kirk tak pernah mengejar posisi formal dalam pemerintahan. Fokusnya adalah membentuk kembali Partai Republik dan secara lebih luas mengarahkan ulang politik Amerika Serikat.

Kehidupan Pribadi

Pada 2021, Kirk menikahi Erika Frantzve, seorang podcaster sekaligus mantan Miss Arizona USA.

Erika dikenal sebagai pendiri dan desainer merek fesyen PROCLAIM x BIBLEin365.

Baca Juga: Korban Jatuhnya Helikopter PK IWS Tiba di Timika, Berikut Nama-namanya

Pasangan ini dikaruniai dua anak; seorang putri yang lahir pada Agustus 2022 dan seorang putra pada Mei 2024.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Kirk kerap menyuarakan pandangan konservatif tentang pernikahan dan keluarga.

“Menikahlah sedini mungkin dan milikilah banyak anak. Itu baik dan benar di mata Tuhan, sekaligus bentuk perlawanan terhadap oligarki,” ujar Charlie Kirk dalam sebuah pidato pada Januari 2023. ***