POJOKSATU.id — Setiap tanggal 30 Juli, dunia memperingati Hari Anti Perdagangan Manusia atau World Day Against Trafficking in Persons.
Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk menggugah kesadaran kolektif bahwa perdagangan manusia masih menjadi ancaman nyata—baik di tingkat global maupun nasional.
Perdagangan manusia adalah bentuk modern dari perbudakan. Korbannya tak pandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang.
Baca Juga: PT Taspen Buka Suara Terkait Kabar Pencairan Gaji Pensiunan PPPK di Tahun 2025, Begini Katanya!
Mulai dari anak-anak yang dipaksa mengemis, perempuan yang dijebak dalam praktik eksploitasi seksual, hingga pekerja migran yang diperjualbelikan demi keuntungan ekonomi, semuanya adalah wajah nyata dari tragedi ini.
Dilansir dari laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Indonesia, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan aksi global untuk memerangi perdagangan manusia.
Dalam peringatan Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia 2025, Guterres menekankan bahwa dunia harus segera bersatu dan bertindak untuk memutus rantai kejahatan yang menopang praktik perdagangan manusia.
Baca Juga: Biar Nggak Gitu-Gitu Aja, Ini Ide Lomba 17-an yang Anti Mainstream!
Ia mengajak seluruh pihak untuk mengakhiri impunitas, menghentikan aliran keuntungan gelap, serta memperkuat penegakan hukum dan sistem peradilan agar para pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban.
Lebih lanjut, Guterres mendorong terbentuknya aliansi lintas sektor—termasuk masyarakat sipil, sektor swasta, dan perusahaan teknologi—untuk meningkatkan kesadaran, mendorong pelaporan kasus, dan melindungi kelompok rentan dari eksploitasi.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan keadilan bagi para korban, memberikan dukungan bagi mereka yang terdampak, serta mengatasi akar permasalahan seperti kemiskinan, ketimpangan, konflik, dan krisis iklim.
Baca Juga: 12 Kategori Honorer yang Dipastikan Masa Kerja PPPK Paruh Waktu Tidak Sampai 1 Tahun!
"Di Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia ini, mari kita bertindak bersama untuk membela para korban, menuntut pertanggungjawaban para pelaku, dan membangun dunia di mana tidak ada satu pun manusia yang diperjualbelikan atau dieksploitasi," ujar Guterres.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami di bawah ini:
Versi Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.pojoksatu
Versi iOS: https://apps.apple.com/app/pojok-satu/id6670306141
Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaizUTRDjiOXHsJCgQ2E
Fanpage edugov: https://www.facebook.com/profile.php?id=61575904868212
Demikian informasi mengenai seruan Sekjen PBB Antonio Guterres pada peringatan Hari Anti Perdagangan Manusia yang jatuh pada Rabu hari ini, 30 Juli 2025.***

