POJOKSATU.id, JAKARTA— Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan setidaknya 2.269 warga Palestina tewas dan 9.814 lainnya terluka di Tepi Barat dan Jalur Gaza akibat serangan Israel.
Hingga Sabtu waktu setempat atau hari kedelapan serangan Israel, ribuan warga Palestina tewas dan mengalami luka akibat serangan rudal tentara Israel.
"Korban tewas termasuk 2.215 orang tewas di Gaza dan 8.714 orang luka-luka. Sebanyak 54 orang lainnya yang tewas dan 1.100 orang terluka berasal dari Tepi Barat," tambah laporan itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (15/10/2023).
Kementerian Kesehatan Gaza pada Sabtu melaporkan serangan udara Israel di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir telah menewaskan sedikitnya 324 warga Palestina dan melukai 1.000 lainnya.
Baca Juga: Konvoi Warga Sipil Palestina Dirudal Tentara Israel, 70 Anak-anak dan Wanita Tewas
Israel melancarkan serangan membabi buta ke Jalur Gaza setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, melancarkan serangan mendadak akhir pekan lalu, yang menewaskan lebih dari 1.300 orang warga Israel.
Konvoi warga sipil Palestina yang terdiri dari wanita dan anak-anak dirudal oleh tentara Israel saat melarikan diri Gaza utara.
Setidaknya 70 orang tewas termasuk wanita dan anak-anak. Konvoi Palestina ini diserang saat berada di Jalan Salah-al-Din, salah satu dari dua jalur evakuasi dari utara Gaza ke selatan.
Baca Juga: 15 Fasilitas Medis Rusak Dibombardir Israel, Tak Kurang 1.900 Warga Gaza Tewas Hingga Hari ke-8
Jurnalis Palestina Hashem al-Saudi mengatakan kepada CNN bahwa situasinya jauh lebih buruk daripada apa yang Anda lihat di televisi.
“Jalanan dipenuhi puing-puing dan bau darah,” kata al-Saudi, Minggu (15/10/2023).
“Bahkan mereka yang pindah ke selatan pun terkena serangan udara. Tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza," imbuhnya.
“Semua orang di tanah ini menjadi sasaran militer Israel, yang sejak awal tidak membedakan antara warga sipil dan bahu-membahu,” ujarnya lagi.****

