POJOKSATU.id - Grup fenomenal asal Korea Selatan, BTS, mengejutkan penggemar global setelah mengumumkan tidak akan mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan pada ajang Grammy Awards ke-69, yang akan digelar Februari 2027.
Pengumuman tersebut serentak diumumkan ketujuh member BTS (Jin, RM, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook) di laman Instagram Story mereka masing-masing, Rabu, 29 Juni 2026.
RM Dkk menegaskan, musik seharusnya dinikmati dan dihargai bukan berdasarkan perbedaan bahasa atau wilayah. Ini menjadi sindiran buat Grammy yang telah membuat kelompok untuk musik KPop mulai tahun 2027.
"Kami telah memutuskan untuk tidak mengajukan karya ke Grammy tahun ini. Kami berharap musik dapat didengar dan diterima apa adanya, melampaui wilayah maupun bahasa," tulis member BTS kompak.
"Terima kasih kepada ARMY dan semua orang yang terus mendukung kami," demikian tutup pernyataan member BTS.
Keputusan tersebut memicu beragam reaksi di kalangan penggemar dan industri musik internasional.
Mengingat, selama beberapa tahun terakhir, para anggota BTS kerap mengungkapkan impian mereka untuk membawa pulang trofi Grammy—penghargaan paling prestisius di industri musik Amerika Serikat.
Langkah BTS ini juga datang hanya beberapa pekan setelah Recording Academy mengumumkan penambahan lima kategori baru untuk Grammy Awards 2027, termasuk kategori Best Asian Pop Music Performance.
Baca Juga: How to Edit Text in an Image Online Without Photoshop: A Step-by-Step Guide
Kategori yang diumumkan pada Juni lalu itu disebut bertujuan untuk mengapresiasi keunggulan artistik dalam penampilan musik pop Asia.
Namun, di sisi lain, kategori ini dianggap menjegal musisi Asia untuk bersaing secara global dengan artis Amerika dan Eropa. Atau, sebagai upaya memisahkan musik Asia dari kategori utama Grammy.
Juri Grammy yang tergabung di Recording Academy dituding rasis kepada musisi Asia dengan cara halus membuat kategori baru itu.
Dan, selain Grammy, berbagai penghargaan musik Amerika juga telah memilih untuk memisahkan KPop dari berbagai kategori musik lainnya.
Baca Juga: Tekan Angka Putus Sekolah, DPRD Jabar Dorong Penguatan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung
Sejatinya, sebelum mengumumkan keputusan tak mendaftarkan karya mereka kali ini, BTS sebenarnya disebut-sebut memiliki peluang terbesar untuk meraih Grammy pertama mereka.
Dengan rekam jejak penjualan album, skala tur dunia, serta pengaruh global yang dimiliki, BTS dipandang sebagai kandidat terkuat di kategori baru tersebut.
Popularitas BTS juga terus menunjukkan dominasinya di panggung internasional. Grup besutan Bighit itu baru saja mencatat sejarah sebagai artis K-pop pertama yang memenangkan penghargaan Artist of the Year untuk kedua kalinya di American Music Awards (AMA), sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu artis Asia tersukses sepanjang masa.
Baca Juga: 4 Investasi Modal Kecil yang Berpotensi Untung Besar, Cocok untuk Pemula
Namun, terdapat persyaratan khusus untuk kategori Best Asian Pop Music Performance. Recording Academy menetapkan bahwa karya yang diajukan harus menggunakan setidaknya satu bahasa Asia secara signifikan sehingga dapat dikenali dengan jelas dalam rekaman.
Ketentuan tersebut membuat lagu berbahasa Inggris milik BTS, "Swim"—yang merupakan singel utama dari album studio kelima mereka, "Arirang"—diperkirakan tidak memenuhi syarat untuk kategori tersebut.
Sebaliknya, sejumlah pengamat industri memperkirakan HYBE akan mempertimbangkan lagu berbahasa Korea, seperti "Body to Body", untuk diajukan ke Grammy.
Lagu tersebut dinilai memiliki lirik berbahasa Korea yang kuat serta menonjolkan karakter performatif yang menjadi ciri khas BTS.
Recording Academy juga menjelaskan bahwa karya yang memenuhi syarat diharapkan menampilkan karakteristik musik yang identik dengan pop Asia, seperti perpaduan genre, teknik produksi berlapis, serta transisi dinamis yang mendukung pengalaman audio maupun penampilan langsung.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Minta PMJ Usut Tuntas Penyebab Tewasnya Penjaga Rumah Eks Jampidsus
Meski demikian, HYBE diperkirakan tetap akan mempertimbangkan "Swim" untuk kategori umum dan pop, termasuk Best Pop Duo/Group Performance.
Jika itu terjadi, BTS harus bersaing dengan sejumlah nama besar yang telah dijagokan oleh pengamat penghargaan internasional, seperti PinkPantheress dan Zara Larsson lewat "Stateside", serta Taylor Swift dan Sabrina Carpenter melalui "The Light of a Showgirl".
Kritikus musik Lim Hee-yun menilai kategori baru Grammy tersebut secara signifikan meningkatkan peluang BTS untuk akhirnya membawa pulang penghargaan yang selama ini mereka kejar.
"Peluang BTS untuk menang akan lebih besar karena mereka bersaing di ranah musik Asia," ujar Lim Hee-yun dilansir dari KoreaHerald, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Apa Itu Diversifikasi Investasi? Pahami Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Cara Menerapkannya
"Meski bukan kategori utama, bagi banyak orang Korea, yang terpenting adalah memenangkan Grammy itu sendiri. Meraih penghargaan di kategori umum bukanlah hal yang mudah," lanjurnya.
Di tengah berbagai spekulasi, keputusan BTS untuk tidak mengirimkan karya mereka tahun ini menandai babak baru dalam perjalanan grup tersebut.
Setelah bertahun-tahun menjadikan Grammy sebagai simbol pencapaian tertinggi, BTS kini memilih menyampaikan pesan sederhana: bahwa musik seharusnya melampaui batas bahasa, negara, dan kategori penghargaan.
BTS menjadi artis K-Pop pertama yang mendapatkan nominasi Grammy Awards (Best Pop Duo/Group Performance "Dynamite" tahun 2021, Butter tahun 2022 dan My Universe tahun 2023); (Album of the Year dan Best Music Video "Yet to Come" tahun 2023).
Dan, kini menjadi musisi perdana di Asia yang memutuskan tak mengirimkan karya di ajang bergengsi itu. ***

