POJOKSATU.id - Ruben Onsu menitipkan pesan penting untuk Jordi Onsu yang dinilainya tak berlaku layaknya adik dan telah melukai hatinya sebagai kakak.
Ruben Onsu memastikan sakit hatinya selama ini tak membuatnya dendam atau mendoakan yang buruk untuk Jordi.
"Sekarang lu hebat, lu sukses, lu berhasil keren. Ya alhamdulillah. Bahkan sampai gua salat pun enggak pernah ada gua ucap jahat ke lu atau meminta untuk lu jahat, enggak ada," ujarnya di Podcast Nanda Persada, Selasa 7 Juli 2026.
Dia hanya mengingatkan Jordi, bahwa selama ini kerja kerasnya sebagai kakak tidaklah sepatutnya dinafikan begitu saja, apalagi sampai mengucapkan hal-hal buruk.
"Gua cuman bilang sebelum air hujan itu kena ke kepala lu, keringat gualah yang menutup supaya lu enggak kena ya. Gua membelikan el sebuah kendaraan ya itu padahal gua lagi enggak ada duit," ucapnya.
Dia berharap adiknya bisa rendah hati. "Gua bangga adik gua punya kendaraan ya. Jadi, ingat napak bumi. Kalau lu ingat tentang gue yang buruknya bagaimana saya ya buruknya kamu?," sambungnya.
Selama ini, kata Ruben ketika disepelekan perannya sebagai kakak, tak pernah dia membalas.
"Bukan saya rendahkan kamu, tapi saya bertekad untuk mengangkat derajat. Karena ingat, kita bukan anak orang kaya, kita bukan orang yang berada, tapi kita orang yang serba cukup," jelasnya.
Jikapun, selama ini sikap Ruben keras terhadapnya, murni demi kebaikan bukan benci.
"Jadi, di darahmu pernah ada keringat saya yang saya berikan karena kamu adik. Kita sudah yatim piatu, tidak ayah dan tidak ada ayah dan ibu. Jadi kalau saya keras karena kamu tidak ada lagi leadernya, wajib diingatkan," tutur Ruben.
"Makanya mau apapun itu, mau bagaimanapun itu kamu garisnya tetap darah dagingnya sama ya," timpalnya.
Baca Juga: Komisi XIII DPR Bedah Rencana Distribusi Kerja 7.000 CPNS Baru Kemenimipas, Angin Segar Formasi 2026
Host acara Brownis ini kembali mengingat ucapan atau sikap Jordi yang melukainya.
"Jadi rasa lukanya saya ini, demi Allah, saya ngomong ini sakit sekali dada saya untuk membahas anak itu," ungkapnya.
Di sisi lain, dia mengapresiasi pergaulan adiknya di luaran bagus. Dan, itu akan sempurna jika tidak sombong.
"Nah, adik saya ini punya pergaulan yang bagus. Jadi, makanya pesan saya napak bumi. Ingat lagi ya. Ingat lagi. Jangan nongak terus ke kepala atas," tegasnya.
"Saya sudah pernah mengangkat kamu untuk naik tinggi tanpa kamu tongakkan kepalamu. Jadi, selamat berjuang untuk sebuah kehidupan," pesannya.
Dia berharap Jordi menaikkan derajat tanpa menjatuhkan orang lain. "Apalagi derajat yang pernah memberi kamu makan," sambungnya.
Baca Juga: Pertamina Optimalkan Distribusi LPG Subsidi di Desa Soge, Pasokan Ditambah Dua Kali Lipat
Selama ini, Ruben memilih diam ketika huru hara kakak adik jadi sorotan. Namun, sekarang waktunya bicara karena terlalu banyak yang simpang siur di luaran.
Apalagi, Jordi dianggapnya turut andil atas perseteruan dirinya dan Sarwendah.
"Dua tahun kita diam aja. Jadi saya cuma bilang, 'Udah, udah semua sesuai target kok. sudah hancur kan. Sudah rusak kan semua sesuai dengan target'. Ya udah jadi mungkin ini takdirnya saya," bebernya.
Sebagai abang, Ruben tak pernah mau membalas Jordi Onsu yang merasa punya 'senjata' untuk 'menyerang' sang kakak. Karena, akan sulit pertanggung jawaban di akhirat.
Dia juga mengenang saat jelang meninggalnya ayah mereka. saat masih di ICU, kondisi ayahnya melemah, dan dokter bilang beban pikiran ayahnya harus dihilangkan.
Baca Juga: Hakim Soroti Cacat Prosedur, Penggeledahan hingga Penahanan Roy Suryo Dinyatakan Tidak Sah
"Saya tahu beban pikiran orang tua saya itu ya anak-anaknya. Padahal saya juga anaknya. Tapi mungkin di mata orang tua saya, saya bisa. Jadi saya bilang, "Adik-adik, biar Uben yang jagain". Udah enggak nyampai 10 detik, papa saya meninggal," kenangnya.
"Jadi, ternyata benar kan, ada yang dibebanin sama orang tua saya, yaitu adik saya dan itu salah satunya dia (Jordi) juga," pungkas Ruben Onsu. ***

