POJOKSATU.id - Kepolisian Los Angeles (LAPD) resmi menangkap penyanyi Amerika Serikat (AS) D4vd pada Kamis waktu setempat, 16 April 2026. Ini terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus kematian remaja bernama Celeste Rivas Hernandez.

Penangkapkan ini setelah dua bulan dewan juri pengadilan melakukan penyelidikan terhadap Dvd atau tujuh bulan sejak kali pertama jasad Celeste di dalam bagasi mobil Tesla atas nama pemilik Burke.

Dilansir dari People, Jumat, 17 April 2026, musisi berusia 21 tahun yang memiliki nama asli David Anthony Burke itu kini ditahan tanpa jaminan.

Melalui pernyataan resminya, LAPD menyebut bahwa kasus tersebut akan diajukan ke kantor Jaksa Wilayah (District Attorney) pada Senin mendatang untuk menentukan apakah terdapat cukup bukti guna menetapkan dakwaan.

Baca Juga: Kenapa Status Tunjangan Guru Berubah Dalam Semalam di Info GTK? Ini Penjelasan Sinkronisasi Data dan Cara Pastikan Hak Aman

Pihak Kejaksaan Los Angeles juga mengonfirmasi telah mengetahui penangkapan tersebut.

Dalam keterangannya, kasus ini nantinya akan ditinjau oleh Divisi Kejahatan Berat (Major Crimes Division) untuk mengevaluasi fakta dan bukti sebelum memutuskan langkah hukum selanjutnya.

Hingga saat ini, belum ada informasi tambahan yang dapat disampaikan ke publik.

Tetapi, sumber internal kepolisian menyebutkan bahwa Burke ditangkap di kawasan Hollywood Hills berdasarkan surat perintah dengan dugaan kuat (probable cause). Namun, ia dilaporkan tidak kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Burke yang terdiri dari Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter menegaskan kliennya tidak bersalah.

Baca Juga: Usai Heboh Pulau Umang Dijual Rp 65 Miliar di Medsos, Pemprov Banten akan Data 81 Pulau Miliknya

“Bukti yang sebenarnya akan menunjukkan bahwa David Burke tidak membunuh Celeste Rivas Hernandez dan bukan penyebab kematiannya,” ujar mereka dalam pernyataan resmi.

Mereka juga menekankan bahwa hingga kini belum ada dakwaan resmi maupun keputusan dari dewan juri, sehingga Burke masih berstatus sebagai terduga.

Penangkapan ini terjadi sekitar dua bulan setelah nama D4vd disebut dalam penyelidikan dewan juri.

Saat itu, jaksa menyatakan bahwa sang penyanyi “mungkin terlibat” dalam kematian Hernandez, yang diduga menjadi korban tindak kejahatan.

Kronologi Kasus D4vd

Kasus ini mencuat setelah jasad Hernandez ditemukan pada 8 September 2025 di dalam bagasi sebuah mobil Tesla yang terdaftar atas nama Burke.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Karawang, Pakar: Penyedia Makanan Bisa Dipidana

Penemuan tersebut terjadi sehari setelah ulang tahun korban yang ke-15, setelah warga melaporkan adanya bau tidak sedap dari kendaraan yang terparkir di area Hollywood Hills selama sekitar satu bulan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban diduga telah meninggal selama beberapa minggu sebelum ditemukan.

Meski sempat beredar laporan yang menyebut korban mengalami pemenggalan, pihak kepolisian membantah informasi tersebut.

Hingga kini, penyebab dan cara kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Bahkan, hasil autopsi sempat diminta untuk disegel oleh penyidik karena kasus ini masih berjalan.

Data sebelumnya menunjukkan bahwa Hernandez sempat dilaporkan hilang dari Lake Elsinore, California, beberapa kali sepanjang 2024.

Baca Juga: Polda Metro Resmi Hentikan Penyidikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Status Tersangka Rismon Sianipar Kini Dicabut

Warga setempat menyebut korban pernah melarikan diri dari rumah, namun keberadaannya sebelum kematian masih belum diketahui secara pasti.

Dalam pengembangan kasus, polisi juga menduga pelaku kemungkinan tidak bertindak sendiri dalam proses mutilasi dan pembuangan jasad korban.

Selain itu, penyidik sempat menggeledah sebuah rumah sewaan di Los Angeles yang dikaitkan dengan Burke, meski belum ada rincian barang bukti yang diumumkan.

Sejumlah spekulasi juga berkembang terkait kemungkinan hubungan antara korban dan sang penyanyi.

Hal ini dipicu oleh kemiripan tato bertuliskan “Shhh” yang ditemukan pada jari korban dan juga dimiliki oleh Burke. Namun, hingga kini pihak kepolisian belum mengonfirmasi adanya keterkaitan tersebut.

Kasus ini masih terus berkembang dan publik menunggu keputusan jaksa terkait kelanjutan proses hukum terhadap D4vd. ***