POJOKSATU.id - Agensi Belift Lab kembali menegaskan bahwa Heeseung tidak akan kembali bergabung dengan grup K-pop ENHYPEN.
Kepastian ini disampaikan pada Minggu, 15 Maret 2026, kurang dari sepekan setelah label di bawah naungan HYBE tersebut mengumumkan bahwa Heeseung utama akan menempuh jalur karier solo.
“Heeseung tidak akan kembali ke ENHYPEN,” kata Belift Lab kepada The Korea Herald.
Agensi masih menekankan soal Heeseung yang serius berkarir solo dan tidak akan bisa menyatu dengan warna grup lagi.
“Dia memiliki arah artistik yang jelas yang ingin ia kejar, dan kami memutuskan untuk menghormati keputusan tersebut,” tegas Belift.
Baca Juga: Tenangkan Fans, ENHYPEN Sampaikan Pesan Haru untuk ENGENE Usai Heeseung Hengkang dari Grup
Pernyataan ini muncul di tengah gelombang protes dari para penggemar yang meminta agensi meninjau kembali keputusan tersebut.
Sejak pengumuman pada 10 Maret, fandom ENHYPEN yang dikenal sebagai Engene menggalang berbagai kampanye di berbagai platform.
Para penggemar meluncurkan petisi online yang telah mencapai satu jutaan, menggalang dana untuk billboard digital, hingga menggelar aksi demonstrasi truk di depan gedung HYBE, induk perusahaan Belift.
Komunitas penggemar internasional dari sejumlah negara seperti Filipina, China, Singapura, Malaysia, Indonesia, dan India bahkan merilis pernyataan bersama.
Baca Juga: Viral Petugas TolJemput Bola ke Mobil yang Menumpuk, Cara Unik Ini Bikin Netizen Salut
Mereka menyatakan mendukung perkembangan artistik Heeseung, tetapi menolak anggapan bahwa karier solo harus membuatnya keluar dari grup.
“Kami sepenuhnya mendukung perkembangan artistik Heeseung dan kesempatan baginya untuk mengeksplorasi musik solo. Namun kami percaya karier solo tidak seharusnya mengharuskan dirinya meninggalkan ENHYPEN," ungkap fans.
Dalam pernyataan itu, para penggemar juga menyoroti praktik umum di industri K-pop, di mana banyak idol tetap aktif di grup sekaligus menjalani proyek solo.
“Membiarkan Heeseung merilis album solo sambil tetap menjadi anggota ENHYPEN adalah hal yang lazim terjadi di industri ini,” tulis mereka.
Baca Juga: Viral Video Tramadol Dijual Bebas di Tanah Abang, Habiburokhman Minta Polisi Turun Tangan
Meski demikian, Belift Lab menilai bahwa karier solo penuh di luar grup merupakan pengaturan terbaik bagi semua pihak.
Menurut agensi, jadwal ENHYPEN sepanjang tahun sangat padat sehingga menyulitkan para anggota untuk mengembangkan proyek musik pribadi sambil tetap menjalani aktivitas grup secara penuh.
Pun demikian, pernyataan Belift yang tidak akan bisa membuat ENHYPEN bertujuh kembali atau OT7 makin membuat fans bereaksi keras.
Fans berencana akan terus mengirimkan truk protes ke kantor pusat HYBE di Seoul, Korea Selatan.
Pasalnya, sebagian penggemar juga menduga ada informasi penting yang belum diungkap oleh agensi. Dugaan ini muncul setelah beberapa aktivitas yang melibatkan Heeseung dibatalkan secara mendadak.
Baca Juga: Kasus Mengejutkan di Polda NTT! Dirresnarkoba Dicopot Usai Diduga Peras Tersangka hingga Rp375 Juta
Seorang penggemar asal India yang tinggal di Austria, Shivani Srinivasan, mengatakan beberapa agenda seperti fan call dengan Heeseung dibatalkan secara tiba-tiba. Konten “En-o’clock” di kanal YouTube ENHYPEN juga sempat dihentikan, sementara materi promosi yang dirilis sebelumnya masih menampilkan dirinya.
Ia juga menyebut adanya laporan dari penggemar bahwa tiket penerbangan Heeseung untuk festival musik “Hello Melbourne” dibatalkan hanya dua hari sebelum acara berlangsung. Selain itu, formasi panggung dan pembagian bagian lagu disebut mengalami perubahan mendadak.
Bahkan setelah pengumuman kepergiannya, sejumlah promosi merchandise dan acara fan call masih menampilkan nama Heeseung, yang memicu pertanyaan dari para penggemar tentang bagaimana situasi ini ditangani.
Sorotan lain muncul dari surat tulisan tangan yang diunggah Heeseung secara online. Dalam surat tersebut ia menulis bahwa keputusan meninggalkan grup “disarankan” oleh perusahaan.
Baca Juga: Otak Maextro
Frasa tersebut ditafsirkan sebagian penggemar sebagai indikasi bahwa keputusan tersebut mungkin tidak sepenuhnya berasal dari dirinya.
Selain itu, para anggota ENHYPEN lainnya hingga kini belum memberikan pernyataan publik terkait situasi tersebut. Hal ini memicu spekulasi di kalangan fans mengenai kemungkinan adanya pembatasan komunikasi dari pihak agensi.
Para penggemar kini mulai mengorganisasi aksi protes offline di depan kantor HYBE di Seoul serta kantor perusahaan tersebut di Los Angeles. Demonstrasi di Seoul diperkirakan akan berlangsung hingga 21 Maret. ***

