POJOKSATU.id – CEO ooak records, Min Hee Jin, membuat langkah mengejutkan dengan menawarkan penghentian seluruh sengketa hukum dengan HYBE.

Min Hee Jin bahkan menyatakan bersedia melepaskan haknya usai menang gugatan pertama sebesar 25,6 miliar won (sekira Rp300 miliar) demi mengakhiri konflik panjang yang juga menyeret grup NewJeans.

Pernyataan tersebut disampaikan Min Hee Jin dalam konferensi pers pada Rabu, 25 Februari 2026, sehari setelah Dispatch merilis dugaan bukti yang menguatkan dirinya membawa Minji dkk bertemu investor tanpa sepengetahuan agensi.

Baca Juga: Dispatch Bongkar Dugaan Strategi Min Hee Jin Bawa NewJeans dari ADOR: Dari Pertemuan Investor Jepang hingga Narasi Palsu Tekanan Psikologis Member

Dalam pernyataannya, Min Hee Jin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pengadilan atas putusan yang dinilainya telah mengungkap kebenaran.

Sebelumnya, Divisi Perjanjian Perdata 31 Seoul Central District Court yang dipimpin Hakim Nam In Soo memutuskan memenangkan Min Hee Jin dalam gugatan pembayaran harga saham terhadap HYBE.

Pengadilan memerintahkan HYBE membayar:

-25,5 miliar won kepada Min Hee Jin

-1,7 miliar won kepada Shin (mantan Wakil Presiden ADOR)

-1,4 miliar won kepada Kim (mantan Direktur ADOR)

Baca Juga: Heboh Isu Penutupan Minimarket, Sosok Yandri Susanto Jadi Perbincangan! Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Putusan ini memperkuat kemenangan Min Hee Jin sebelumnya dalam gugatan provisi tahun 2024 serta keputusan kepolisian pada 2025 yang tidak melimpahkan kasus ke jaksa.

Namun, alih-alih fokus pada kemenangan finansial, Min Hee Jin justru mengajukan proposal perdamaian.

“Sebagai ganti dari 25,6 miliar won yang seharusnya saya terima, saya mengusulkan agar seluruh gugatan perdata dan pidana dihentikan dan semua perselisihan diakhiri sepenuhnya,” tegasnya.

Baca Juga: Rekonstruksi Banjir Sumut Butuh Rp30,5 Triliun, Pemulihan Diproyeksi Tiga Tahun

Menurut Min Hee Jin, alasan paling mendesak di balik keputusan tersebut adalah para member NewJeans.

Dia menilai konflik hukum yang terus berlarut hanya akan melukai para artis, keluarga mereka, dan fandom.

Ia menyebut situasi saat ini tidak sehat karena para member harus menghadapi realitas di mana “satu orang berada di panggung sementara yang lain berada di ruang sidang.”

Min Hee Jin meminta agar ADOR, agensi NewJeans saat ini menepati janji yang pernah disebut di pengadilan, yakni akan memperlakukan NewJeans dengan baik jika mereka kembali aktif sepenuhnya.

“Tolong ciptakan lingkungan di mana kelima member bisa berkumpul dan mengejar mimpi mereka dengan bebas,” ujarnya.

Baca Juga: HEBOH! Isu Penutupan Minimarket Bikin Rakyat Geger, Mendes Akhirnya Buka Suara Soal Kopdes, Begini Penjelasannya

Dalam konferensi pers tersebut, Min Hee Jin juga menyinggung tuduhan sebelumnya soal dugaan “pengambilalihan kendali manajemen” dan “tampering.” Ia menilai pengadilan telah menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berdasar.

Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambilnya semata-mata merupakan keputusan manajerial yang sah demi menjaga etika kreatif dalam industri K-pop.

Min Hee Jin juga menyampaikan pesan langsung kepada Chairman HYBE, Bang Si Hyuk.

Ia mengajak HYBE untuk menghentikan pertarungan di ruang sidang dan kembali bersaing secara sehat di panggung musik.

“Tempat saya dan HYBE bukan di ruang pengadilan, tetapi di panggung penciptaan,” katanya.

Baca Juga: CPNS 2026 Berpeluang Dibuka, Menpan RB Rni ungkap 160 Ribu PNS Pensiun, Fresh Graduate Diperhatikan

Min menambahkan bahwa di tengah era tanggung jawab korporasi yang semakin ketat—termasuk revisi Undang-Undang Komersial Korea Selatan pada Juli 2025—rekonsiliasi akan menjadi keputusan manajemen paling bijak bagi pemegang saham dan penggemar.

Babak Baru sebagai CEO ooak records

Min Hee Jin menegaskan bahwa ia kini akan sepenuhnya melangkah sebagai CEO ooak records dan fokus membina artis baru yang dapat merepresentasikan masa depan K-pop.

Dia berharap langkah melepas 25,6 miliar won ini bisa menjadi titik balik bagi ekosistem industri K-pop yang lebih sehat dan harmonis.

Baca Juga: Indonesia Terancam Krisis Air, AHY Ungkap 70 Persen Sungai Tercemar dan Jawa Paling Rawan

Menutup pernyataannya, ia mengatakan ingin kembali dikenal bukan melalui konferensi pers atau ruang sidang, melainkan melalui karya kreatif di atas panggung.

Lalu bagaimana dengan HYBE? Perusahaan label itu merespon, bahwa tidak ada opsi damai yang mereka siapkan dalam kasus ini. HYBE sendiri telah banding atas putusan sidang sebelumnya. ***