POJOKSATU.id — Bulan Oktober 2025 jadi momen yang ditunggu pecinta layar lebar. Deretan film dengan berbagai genre hadir di bioskop.
Mulai dari drama emosional, romansa penuh dilema, hingga horor komedi yang bikin merinding sekaligus ngakak.
Berikut 5 film lokal yang siap menemani penonton di bulan Oktober 2025.
Tukar Takdir (2 Oktober 2025)
Film ini dibintangi Nicholas Saputra sebagai RAWA, satu-satunya penyintas jatuhnya pesawat Jakarta Airways 79.
Baca Juga: Kesalahan Umum dalam Menulis Surat Lamaran Kerja, Begini Cara yang Benar!
Ia tak hanya menanggung trauma mendalam, tetapi juga menjadi saksi kunci bagi keluarga korban, termasuk Zahra (Adhisty Zara) dan Dita (Marsha Timothy).
Film ini menjanjikan drama emosional yang sarat konflik batin.
Yakin Nikah (9 Oktober 2025)
Kisah Niken yang diperani oleh Enzy Storia menghadapi realita hubungan masa kini.
Mulai dari bayang-bayang masa lalu, tuntutan keluarga, hingga mimpi pribadi yang belum tercapai.
Semua berpadu dalam cerita kocak, awkward, tetapi juga menyentuh.
Jembatan Shiratal Mustaqim (9 Oktober 2025)
Mengusung genre horor-thriller religi, film ini menyorot Arya (Raihan Khan) yang diteror penampakan misterius pasca bencana tsunami.
Baca Juga: KA Tawangjaya Premium Tertemper Mobil Dua Tewas
Bersama ibunya (Imelda Therinne), ia mencoba mengungkap kasus penggelapan dana bantuan yang diduga terkait dengan Jembatan Shiratal Mustaqim.
Namun, setiap langkah yang mereka ambil selalu mengancam nyawa.
Jangan Panggil Mama Kafir (16 Oktober 2025)
Film ini merupakan drama keluarga yang sarat nilai keagamaan.
Maria harus membesarkan putrinya seorang diri setelah suaminya meninggal.
Ia berusaha menepati janji untuk mendidik sang anak sesuai ajaran Islam.
Namun, muncul konflik ketika Ustadzah Habibah (Elma Theana) menilai Maria kurang mampu dan berniat mengambil alih peran sebagai pengasuh cucu.
Baca Juga: Pulau Gag di Raja Ampat, Harmoni Antara Tambang Nikel dan Ekowisata Bahari
Maju Serem Mundur Horor (23 Oktober 2025)
Film horor komedi ini menampilkan kekacauan di lokasi syuting.
Dari penampakan hantu Noni Belanda, kerasukan mendadak, hingga kecelakaan pemain yang bikin produksi berantakan.
Suasana seram bercampur kocak membuat film ini cocok untuk hiburan ringan.
Jangan lupa dukung perfilman lokal dengan menonton film-film Indonesia di bioskop agar karya anak bangsa semakin maju.***
Silakan beri tanggapan di kolom komentar dan bantu sebar informasi ini.
Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami (buat link hidup):
Versi Android
Versi iOS
Channel WhatsApp
Fanpage Edugov
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Salsabila Azahra


