POJOKSATU.id, MUSISI Ari Lasso mengecam Wahana Musik Indonesia (WAMI) yang bertugas mengelola penggunaan karya cipta lagu dan musik di tanah air. Dia merasa aneh dengan penghitungan hak royalti, dimana hanya mendapatkan Rp700-an.

Ari Lasso menumpahkan kekesalannya di laman Instagram-nya. Baginya, apa yang dilakukan WAMI bagikan dari lelucon yang tak lucu dan tak masuk akal.

"From the first time. WAMI is A JOKE F*^#N JOKE. Saya bingung membaca dari sekian puluh juta, yang menetes hanya 700-an ribu. Saya telepom sahabat saya Mas Meidy Aquarius yang sempat di WAMI, diapun juga bingung, dan menjawab gue sudah enggak di WAMI," tulis Ari Lasso dikutip Rabu, 13 Agustus 2025.

Baca Juga: Ribuan Warga Pati Turun ke Jalan Hari Ini, Tolak PBB Naik 250% Hingga Seruan Lengser Bupati

Tidak hanya soal nominal, Ari juga merasa aneh, karena nominal itu ditransfer bukan ke rekeningnya melainkan atas nama Mutholah Rizal.

"Terus hitungan laporan Ari Lasso itu punya saya atau punya Pak Mutholah Rizal. Atau itungan itu punya saya tapi WAMI salah transfer ke Mutholah Rizal," sambungnya.

Baginya, WAMI adalah lembaga dengan manajemen yang sangat buruk yang sangat berpotensi merugikan negara, dalam hal ini Dirjen Pajak.

"Dan yang pasti merugikan banyak musisi anggota anda. Banyak 'permainan' atau kecerobohan yang cukup layak rasanya untuk diperiksa lembaga negara dalam hal ini mungkin BPK, KPK, atau Bareskrim. Bukan untuk menghukum, tapi menjadikan @wami.id sebagai sebuah lembaga yang kredibel," tuturnya.

Baca Juga: Wapres Gibran Sambangi Kediaman Jenderal Purn Try Sutrisno, Antar Undangan HUT RI, Ada Apa

Mantan Vokalis Dewa19 itu menekankan bukan orang yang serakah, namun jelas butuh uang berdasarkan haknya, dimana WAMI menagih royalti ke berbagai pelaku industri karena memainkan lagu ciptaannya.

Ari juga menyentil Adi Adrian Kla yang memimpin WAMI. "Dear @wami.id bagaimana cara anda mengelola organisasi anda? Katanya ketuanya sekarang musisi yang sangat saya kagumi Mas Adi Kla @adiadrian22. Mohon Pencerahan," tulisnya.

Dengan fakta royalti yang diterimanya hanya seuprit, Ari pun membebaskan pelaku industri yang ingin menyanyikan lagu-lagu hitsnya. Daripada ditagih WAMI royaltinya, namun yang sampai ke pencipta lagu tak sepadan.

"Untuk semua teman pemain band, penyanyi wedding, event, cafe, SAYA MEMBEBASKAN ANDA MEMUTAR DAN MEMAINKAN LAGU2 HITS saya. SILAKAN. PERCUMA ANDA MEMBAYAR tapi pengelolaannya kayak gini," tukasnya.

Baca Juga: Sebelum Dibunuh, Pegawai BPS Halmahera Timur Karya Listyanti Pertiwi Sempat Dilecehkan Aditya Hanafi

Dia juga mengajak sesama musisi untuk bersatu untuk membasmi oknum jahat yang tak sesuai memberikan hak royalti.

"Wahai teman-teman musisi yuk bersatu, siapa sebanarnya 'HANTU BLAU NGANGKANG' yang HARUS KITA ROBOHKAN," tegasnya.

Tak lama, setelah Ari Lasso bersuara, WAMI mengirimkan surat permintaan maaf. Namun, dia memastikan soal tata kelola royalti WAMI masih jauh dari kata selesai.

Baca Juga: KUMPULAN SOAL PJOK Kelas 9 SMP Semester Ganjil: Siapkah Menguji Kemampuanmu di Bidang Olahraga?

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

"Mungkin untuk case ini, dianggap hanya kesalahan teknis kecil oleh WAMI. Tapi, intinya bukan itu. Mari perwakilan musisi bertemu dengan WAMI dengan hati yang lapang dan kepaal dingin, terbuka, tak ada lobi remang-remang," pungkas Ari Lasso. ***