POJOKSATU.id, KONTEN kreator asal Malaysia, Aisar Khaled mendapat kritikan tajam setelah kedapatan membatalkan Live Collab untuk salah satu brand, yang seharusnya dilakukan dengan Fuji, beberapa waktu lalu.
Aisar Khaled dicap tidak profesional, hingga hari H Live Collab bersama brand kecantikan itu, Fuji melakukannya dengan Verrell Bramasta.
Spekulasi liar yang berhembus belakangan ini, akhirnya dijawab oleh Aisar Khaled. Dan, dia mengatakan semua terjadi karena kesalahpahaman terutama dari sisi brand.
Aisar mengatakan tindakannya membatalkan Live Collab itu murni pertimbangan bisnis. Karena, meski dikenal sebagai konten kreator, dirinya juga seorang pengusaha.
"Ini dari sisi aku, aku jawab secara profesional. Saya bukan hanya seorang konten kreator tapi juga enterpreneur, saya ada otak bisnis dalam kepala saya," sebutnya, dilansir Pojoksatu.id dari Podcast Denny Sumargo, Jumat, 9 Mei 2025.
Dia menjelaskan ada satu brand yang mengajaknya Live jualan produk. Namun, di belakangan dirinya mengetahui ada collab bareng Fuji untuk agenda itu, namun dirinya dibayar dengan harga sama.
Padahal, menurutnya, impact kalau dirinya digabung dengan Fuji akan membuat Live jualan itu meledak berkali libat. Sehingga, dirinya memberikan harga baru, namun brand itu tidak mau, hingga dirinya membatalkan untuk ikut Live itu.
"Last minutes dapat tahu akan collab, apakah harga akan sama? Dan, aku tahu, kalau collab dengan Fuji, ofcourse akan terjadi satu booming itu pasti, dan daripada sisi brand, akan mendapatkan benefit yang luar biasa," jelasnya.
"Kalau nanti aku collab dengan Fuji, aku boleh jamin record pecah lagi di Indonesia. Kemarin aku sudah pecah record di Indonesia yang dimana aku Live sendiri," sambungnya.
Dengan kondisinya yang sedang viral saat ini, Aisar ingin brand-brand yang ingin bekerja sama dengannya memahami.
"Business mindset, tiba-tiba brand ini, aku taruh harga segini kalau kamu mau aku collab sama Fuji. Dan, aku tak risau collab sama Fuji, tak masalah, sama-sama konten kreator, dan buat fenomena tak masalah," tuturnya.
"Tapi ini hargaku, dan aku janjikan sales akan lebih gila, karena aku tahu aku punya kekuatan untuk itu, bukan mau sombong, tetapi itu real kalau aku sama Fuji (collab)," tambahnya.
Namun, menurutnya, brand itu deal dengan Fuji, tapi tidak deal dengan harga yang dimintanya.
"Brand ini memang sudah lama sama Fuji, dia deal sama Fuji tapi enggak deal sama aku. So terjadi salah paham, jadi engagk enak. Tiba-tiba, brand ini memberi tahu dia hargaku, so, Fuji jadi marah (berpikir) aku tiba-tiba mau naikin harga," tuturnya.
Setelah kejadian itu, Aisar tidak menjelaskan kejadian itu ke publik hingga netizen berspekulasi.
"Aku dengar netizen cakap Aisar memang enggak mau (collab sama Fuji). Aku enggak masalah collab sama Fuji, tapi brand harus paham dari sisi bisnis," tegasnya.
Baca Juga: TERJAWAB! Penyebab Bapak Ibu Guru Tidak Terpanggil PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Batch 1 di SIMPKB!
Dari perkara ini, sempat membuat Fuji dan keluarga kecewa. Diapun sudah minta maaf melalui pesan singkat.
"Aku cuma mau bilang bila terjadi huru-hara aku ada teks dia aku bilang maaf. Ini semua salah paham, mungkin kamupun tak dengar dari sisi aku. Dan, ini salah paham kalau dengan terjadi ini buat kamu sakit hati," bebernya.
"Aku minta maaf, aku ada bilang selamat Hari Raya, aku ada pesan ke Fadly juga maaf kalau ada silap. Mula-mula dia sakit hati tapi bilang jangan ulangi," timpalnya.
Aisar Khaled berharap setelah kejadian ini tidak ada lagi huru hara di media sosial tentangnya juga Fuji.
"Ini salah paham dengan brand, selepas ini tidak ada hura hara dengan Fuji atau dengan siapapun," pungkasnya. ***

