POJOKSATU.id, IBU mendiang Kim Sae Ron memberikan pernyataan resmi lewat channel Youtube Garosero Research Institute. Dia mengungkapkan betapa banyak tuduhan jahat yang diberikan ke putrinya sesama hidup hingga berujung kematian.
Pun, meski begitu, satu hal yang jadi sorotan, ibu Kim Sae Ron meminta Garosero tak mengunggah foto ekstrim Kim Soo Hyun ke publik. Dia tak ingin aktor itu mengalami nasib serup seperti putrinya.
Kim Se Ui (Kim Say) dari Garosero mengungkapkan, Jumat, 14 Maret 2025, bahwa pihaknya berencana mengunggah foto Kim Soo Hyun, karena hingga saat ini aktor itu tak juga meminta maaf, dan seakan tidak terjadi apa-apa.
"Saya sekarang masih terus mencoba meyakinkan orang tua Kim Saeron. Jika nanti KSH dengan tidak tahu malu kembali muncul di siaran TV, kami akan merilis foto dia sedang cuci piring (tanpa busana). Sekarang keluarga KSR merasa khawatir KSH mengambil pilihan ekstrim (bunuh diri)," ujarnya.
"Hal seperti ini selalu sulit. Aku tidak bisa mengeksposnya karena sudut pandang dari keluarga yang ditinggalkan," sambung pihak Garosero.
"Ibu dari Kim Sae Ron memintaku untuk tidak merilis foto-foto yang lebih ekstrim (bukti kuat bahwa aktor itu berpacaran dengan Sae Ron). Karena dari pernyataan agensi Kim Soo Hyun, psikologisnya sedang terganggu. Beliau (ibu Sae Ron) khawatir KSH akan mengambil pilihan ekstrim. Keluarga KSR bahkan mengkhawatirkan kesehatan KSH," ungkapnya.
Sementara itu, dalam pernyataan panjang ibu Sae Ron, dia mengatakan membuka masa lalu putrinya dengan Kim Soo Hyun agar publik mengetahui yang sebenarnya.
"Seperti yang sebelumnya saya sampaikan kepada Garosero Research Institute, satu-satunya tujuan saya adalah untuk memulihkan kehormatan anak perempuan saya yang reputasinya hancur dalam sekejap oleh banyak laporan palsu," tulisnya.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Southampton vs Wolves: The Saints Sedang Terpuruk!
Dia mengatakan kehancuran putrinya tak terlepas dari konten dari berbagai YouTuber nakal.
"Tujuan saya adalah untuk meletakkan dasar untuk mengutuk secara hukum kegiatan kriminal YouTuber perusak siber jahat, yang telah terjadi dan terus terjadi dan bertahan jika dibidik," tegasnya.
Dia menegaskan Sae Ron tidak pernah berbohong kepada media. Dia tidak pernah 'terlibat dalam perjudian alih-alih merefleksikan diri,' atau 'berpura-pura bekerja paruh waktu untuk simpati publik.'
"Dia bukan seseorang yang hanya suka berpesta dengan teman-teman. Dia juga tidak membangkitkan rumor kencan tentang dirinya dengan foto-foto palsu," ungkapnya.
Ibu Sae Ron menyebutkan nama YouTuber Lee Jin Ho dan YouTuber perusak dunia maya membuat laporan palsu yang menyeret putrinya dengan sangat mengerikan.
Termasuk agensi milik Kim Soo Hyun, Gold Medalist, yang juga mantan agensi putrinya, disebutnya secara keliru menggambarkan Sae Ron sebagai pembohong yang tidak berpikiran ketika mengklaim bahwa mereka 'tidak tahu' niat Sae Ron untuk mengunggah foto dengan Soo Hyun.
"Sekarang Sae Ron tidak lagi bersama kita, laporan palsu yang lebih keterlaluan telah muncul—klaim bahwa dia adalah satu-satunya pencari nafkah keluarganya, bahwa kita semua menyia-nyiakan ratusan juta yang dia hasilkan, dan banyak cerita tak berdasar lainnya yang terlalu mengerikan untuk diakui," tuturnya.
Sang ibu mengutuk aktor, Gold Medalist, YouTuber Lee Jin Ho, bersama dengan YouTuber "perusak dunia maya" lainnya serta K-Media.
"Tapi saat itu, Sae Ron tidak punya siapa pun selain keluarganya. Setiap laporan palsu yang ditujukan kepada putri saya menusuknya seperti panah tajam. Dia baru saja berusia 20 tahun. Sendirian, dia menanggung serangan pribadi misoginis yang tak terbayangkan dalam komentar kebencian yang ditinggalkan kepadanya," tuturnya.
Sang ibu mengatakan Sae Ron menanggung siksaan ini sendirian selama tiga tahun yang panjang, tidak bisa tidur, berjuang dalam kesendirian.
"Itu adalah laporan palsu, yang dihasut oleh Lee Jin Ho, yang membuat Sae Ron dikucilkan secara nasional," timpalnya.
"Bahkan ketika saya berduka atas kehilangan anak saya, YouTuber menyembunyikan kamera di tubuh mereka dan menyelinap ke rumah duka, sementara Lee Jin Ho tanpa malu-malu menelepon kami selama masa berkabung. Bisakah orang-orang seperti itu disebut manusia?," tukasnya.
Disebutkannya Profesor Kwon Young Chan dari Asosiasi Korea untuk Pencegahan Bunuh Diri Selebriti, Kim Se Ui (Kim Say) dari Garosero banyak membantu, sehingga bisa speak up.
"Sebagai ibu Sae Ron, saya berusaha untuk sepenuhnya memulihkan kehormatan putri tercinta saya, yang diakui karena bakatnya sebagai seorang aktris," pungkasnya. ***

