POJOKSATU.id, PENGADILAN Distrik Pusat Seoul memulai persidangan tahap pertama terkait sengketa hukum antara anggota NJZ (NewJeans) dan agensi ADOR, Jumat, 7 Maret 2025.
Pada persidangan ini, dihadiri langsung kelima anggota NJZ dengan pakaian serba hitam, dengan agenda menyampaikan langsung pendapat mereka dalam perselisihan dengan ADOR.
Dalam perseteruan ini, NJZ mmenuduh Ador melakukan penganiayaan dan diskriminasi hingga merasa berhak memutus kontrak sepihak. Sementara, ADOR menegaskan kontrak eksklusif tidak bisa diputus begitu saja.
Dalam persidangan ini, adalah atas permintaan ADOR dengan gugatan untuk mempertahankan hak manajemennya atas girl grup tersebut dan mencegah para anggota menandatangani kontrak iklan secara independen.
Dalam persidangan, ADOR menekankan tuduhan diskriminasi NewJeans tidaklah benar, karena sejak debut perusahaan induk yaitu HYBE menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk Minji dkk.
Sehingga, popularitas NewJeans hingga saat ini tidak murni karena bakat saja, tapi promosi lewat invetasi HYBE juga tak boleh diabaikan begitu saja.
“Lebih dari 50 anggota staf — termasuk penata gaya, koreografer, sutradara video, dan manajer — didedikasikan secara eksklusif untuk kesuksesan NewJeans sejak masa pelatihan mereka,” kata pengacara Ador.
“Hybe menginvestasikan 21 miliar Won ($14,5 juta) di Ador dalam dua putaran terpisah, jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk satu grup," lanjur ADOR.
ADOR mengatakan tuduhan NewJeans tidak berdasar. “HYBE menginvestasikan 21 miliar won ke Ador, dan NewJeans telah menghasilkan pendapatan yang signifikan sejak 2023. Tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa perusahaan yang berorientasi pada laba akan menyabotase salah satu penghasil pendapatan terbesarnya," jelas ADOR.
Sementara itu, perwakilan hukum NJZ tetap pada pendirian mereka, bahwa ADOR dan HYBE semena-mena. Mereka juga menyinggung ILLIT.
“Permainan media HYBE yang ekstensif, rencananya untuk mengganti NJZ dengan grup baru, kontroversi plagiarisme ILLIT, dan kolaborasi ADOR dengan Dolphiners Film — tidak satu pun dari insiden ini terjadi pada artis HYBE lainnya,” kata pengacara NJZ,
Mereka selanjutnya menuduh Hybe mengabaikan integritas artistik dan hanya memprioritaskan keuntungan finansial.
“HYBE percaya bahwa selama mereka memberikan penyelesaian finansial yang tepat dan mengizinkan kegiatan promosi, mereka telah memenuhi kewajiban mereka. Mereka gagal memahami proses kreatif di balik identitas seorang artis,” kata perwakilan hukum tersebut.
Anggota NewJeans juga mengklaim bahwa mereka sengaja disingkirkan dalam jajaran artis Hybe.
“Masalah inti di sini adalah HYBE dan ADOR terus-menerus mengesampingkan dan mengucilkan NJZ, dengan maksud untuk mengganti mereka dengan grup lain,” kata Minji dkk.
Sementara itu, keputusan akhir pengadilan atas putusan pengadilan tersebut masih tertunda, sementara persidangan terpisah mengenai keabsahan kontrak NewJeans dengan Ador dijadwalkan pada tanggal 3 April di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. ***

