POJOKSATU.id, USTAZ Felix Siauw akan tetap hadir dengan konten khusus Ramadhan, setelah acara 'Download' tidak tayang. Kali ini, pendakwah itu bersama pengusaha Raymond Chin akan menyapa setiap menjelang berbuka puasa.
Konten Ustaz Felix Siauw dan Raymond Chin bernama 'Escape'. "Selama berpuasa, gua dan Ustaz Felix Siauw pengen ngajak kalian escape bareng tiap hari, jam 4 sore WIB di bulan suci Ramadhan ini. Ternyata konsep “kabur” itu ajaran para nabi," tulisnya dikutip Pojoksatu.id dari Instagram-nya, Sabtu, 1 Maret 2024.
Konten 'Escape' ditayangkan di YouTube Raymond Chin sambil menunggu waktu berpuka puasa.
"Sambil temenin kalian nunggu buka puasa, kalau kata team gw: “Ko, ini kolaborasi program cindo muslim pertama di Indonesia” yang tujuannya naikin taraf berpikir kaya para nabi," sambung konten kreator dan CEO asal Yogyakarta itu.
Dia mengumpayakan ibarat Batman kabur dari Gotham untuk latihan sebelum berantas ketidakadilan.
"Satu bulan ini harus jadi preparasi untuk kita “perang” di 11 bulan lainnya," sebutnya.
Dan, nantinya konten juga akan berisi momen berburu lailatul qadar pada tanggal 20-30 di segmen minggu terakhir program Escape.
Baca Juga: Sritex Resmi Tutup: Raksasa Tekstil Asia Tenggara Berakhir di Tangan Kurator
"Kita kali ini di bulan Ramadhan lumayan spesial, karena gua enggak pernah melakukan ini sebelumnya, dan gua sama Ustaz Felix pengen ngajak kalian buat 'kabur'," ujarnya.
Buat Escape, lanjut Raymon dirinya punya target yang harus dicapai. "Gua punya KPI, jadi sebelum mereka kaget nanti programnya kayak gimana, KPI gua adalah buat teman-teman yang ngikuti dari 1 sampai 20, gua 1000 persen yakin kalian akan tertantang untuk naik IQ, EQ dan SQ," ungkapnya.
Raymond juga mengatakan ini kali pertama juga kolaborasi konten yang lumayan mendalam. "Gabungan antara logika, iman dan kontroversi, basicly kritik pemerintah sebelum kita dipenjara," sebutnya.
"Semoga kita enggak dicap radikal taun ini. Ditonton ya, ternyata shooting 30 episode back to back tuh cape banget," ujarnya.
Baca Juga: iPhone 16e Resmi Meluncur! Cek Spesifikasi, Harga, dan Pajaknya di Indonesia
Sementara itu, Ustaz Felix Siauw mengatakan sejatinya 'kabur atau escape' bukan selalu bermakna negatif.
"Aaku juga yakin sebenarnya sesuatu yang kurang daripada di tengah dunia yang hectic kita adalah rushing culture," ucapnya.
"Obat dari rushing culture adalah short escape, coba escape dari semua ini dan ketika di-escape itu teman-teman pasti bisa comeback stronger," ungkapnya. ***

