POJOKSATU.id, KONTEN kreator Riezky Ka'bah Nizar atau Iky Kabah tengah disorot, usai membuat video menghina para pendidik. Dia tak lagi menyebut oknum, tapi seluruh guru adalah koruptor dan pemalak.
Video menghina guru itu kali pertama diunggah Iky Kabah di akun Instagram-nya, tiga hari lalu. Dia merespon kasus salah satu sekolah negeri yang diduga melakukan pungutan liar.
Sayangnya, Iky Kabah mengeneralisasi tindakan itu sebagai prilaku guru satu Indonesia. Tak sekadar itu, dia terkesan bangga tengah viral dan sama sekali tidak menyesali perbuatannya, meskipun di kolom komentar banyak guru-guru dan keluarga pendidik yang protes.
"Ini bukti kalau semua guru itu korupsi, gimana masih lo percaya sama guru? Masih lo mau hormat sama guru? Semua guru itu jahat," ujarnya.
Baca Juga: LINK Alternatif Cek NRG PPG Piloting 1, 2 dan 3 Jika Info GTK Tidak Bisa Dibuka
Dia mengatakan guru secara tidak langsung menyiksa orang tua siswa dengan berbagai kutipan. "Alasanya untuk uang gedung, uang sumbangan, buku LKS, alah, itu sudah tanggungan pemerintah, sekolah negeri itu gratis, kecuali lu sekolah swasta, baru dipungut biaya," tukasnya.
"Ini anak orang mau sekolah di sekolah negeri, mau belajar yang benar malah dipalak. Situ guru kok pemerasan, najis deh ah," sambungnya.
Disebutkannya, guru berpenghasilan kecil, namun dia heran mengapa banyak yang bisa berfoya-foya.
"Gaji guru negeri kecil. Paling ratusan ribu paling UMR, tapi kok mereka bisa foya-foya ke luar negeri, bahkan sampai renovasi rumah, duit darimana? Ya jelas dong dari korupsi," tukasnya.
Dia meminta publik tak lagi mempercayai guru. "Mulai sekarang lu jangan percaya sama guru, karena mereka sudah menyiksa orang tua lu dengan meminta dana yang tidak diperlukan utuk sekolah," ujarnya.
"Lu seharusnya belajar yang benar, dengan tenang jadi orang pintar, ini dipalak, lu engak pantas disebut guru, cocoknya pemalak, koruptor," sebutnya.
Setelah ramai, Iky memberikan klarifikasi keesokannya masih dengan kalimat yang tidak merasa menyesal dengan ucapan-ucapan sebelummya.
Dia mengatakan membuat konten karena ingin membela orang tua murid yang ekonominya kurang mampu, tetapi dimintai dana untuk keperluan sekolah negeri, sampai rela ngutang buat biayain anaknya sekolah.
Baca Juga: Viral Video Aksinya Meludahi Sup Ricky Perdana saat Makan Bareng, Simak Klarifikasi Dewi Perssik
"Padahal mereka sekolah negeri biar dapat ilmu dengan keringanan biaya. Logika deh sekolah negeri ngapain dinamai negeri kalau biaya operasional sekolah enggak ditanggung mereka. Ya lo kalau butuh dana operasional sekolah ya minta sana ke negara, ke dinas pendidikan," ujarnya.
Dia merasa gegara kontennya baru pihak sekolah heboh. "Ini giliran gua yang viralin baru deh ketar ketir dilaporin sana sini dan cepat geraknya, diladenin," sambungnya.
"Giliran minta duit cair dari kepala sekolah ke dinas pendidikan serasa nunggu kiamat, alasanya belum diapporved lah harus bikin proopsal lah, duh kocak lo ikan-ikan comberan. Kemakan kan lo umpan gue? hahaha," tukasnya.
Alumni salah satu SMA Negeri Pontianak ini merasa guru hanya berlindung di balik kata-kata profesi guru itu mulia.
"Mulia sih mulia, tapi sifat gurunya yang banyak kek gila kuasa (kalian enggak usah ngamuk, kalau enggak merasa korupsi gila kuasa ya para ikan-ikan comeberan)," sebutnya.
"Bilangnya pengen mencerdaskan generasi bangsa, tapi duit negara untuk pendidikan dikorupsi, ya wajarlah SDM generasi bangsa pada rendah-rendah," tandasnya lagi.
Banyak yang mengingatkannya untuk menghapus video, dan meminta maaf, namun Iky Kabah tak peduli. Video itu masih terpampang di Instagram-nya.
Hingga kini, diketahui sudah ada pihak yang melaporkannya ke Polda Kalimantan Barat (Kalbar). Ini diketahui dari akun @ssc_politik.
"Breaking news terkait si b*ti ini, sudah ada tindak lanjut dari teman teman kepolisian Polda Kalimantan Barat @kalbar_presisi, sudah ya jangan ngetag gw lagi wahai netijen, sudah diatensi kepolisian. Sekali lagi tengkyou abangda abangda di @kalbar_presisi," tulis akun itu, Rabu, 26 Februari 2025.
Seperti diketahui, Iky Kalbar dikenal karena kontennya tentang hiruk piruk sekolah. Dia kerap mengenakan seragam SMA, walaupun suda bukan siswa lagi. Tidak sedikit kontennya tentang mengkritik guru. ***


