POJOKSATU.id, MEMBER NewJeans tampaknya benar-benar ingin membuat branding baru dan lepas dari bayang-bayang ADOR dan HYBE. Ini ditandai dengan peluncuran akun baru Instagram.
Minji dkk tak lagi ingin terkait dengan NewJeans lagi dengan membuat akun baru Instagram yang terpisah dari akun yang selama ini ada yaitu @newjeans_official.
Akun baru Minji dkk adalah @jeanzforfree yang dibuka pada Sabtu, 14 Desember 2024.
Baca Juga: Kembali Takluk dari Persiraja, Skuat PSMS Medan Buang Peluang Menang di Kandang
Melalui Instagram Stories, para member mengonfirmasi bahwa jeanzforfree adalah akun mereka dan berjanji akan sering mengunjungi akun tersebut.
Untuk postingan pertama mereka, Minji, Hyein, Hanni, Danielle dan berbagi bahwa mereka menyiapkan makanan dan minuman prabayar di berbagai restoran dan kafe untuk setiap penggemar K-Pop yang membawa light stick saat demo pemakzulan Presiden Korea Selatan.
Sementara itu, perseteruan Minji dkk dengan agensi NewJeans, ADOR sejatinya belum tuntas. Pasalnya, member bersikukuh legal memutuskan kontrak ekslusif yang masih tersisa empat tahun lagi lewat konferensi pers.
Baca Juga: Pemakzulan Yoon Suk Yeol Disetujui, Segera Diberhentikan dari Tugasnya sebagai Presiden Korsel
Mereka meyakini diperlakukan tidak adil oleh ADOR dan perusahaan label HYBE sehingga kontrak otomatis bisa diputuskan sepihak oleh pihak yang merasa dirugikan.
Sedangkan, ADOR telah melakukan gugatan hukum untuk meninjau kontrak eksklusif NewJeans. Dan, memastikan Minji dkk masih terdaftar sebagai artis mereka.
Akun Instagram @newjeans_official sendiri masih terus mengunggah foto-foto Minji dkk, yang diduga bagian dari kontrak projek yang sudah ditandatangani sebelum kisruh terjadi.
Minji dkk dalam konferensi pers sebelumnya mengatakan akan berjuang memperebutkan penggunaan nama NewJeans. Namun, jika tidak berhasil, mereka akan terus berkarya demi para fans.
Di tempat terpisah, Asosiasi Konten Musik Korea (KMCA) menunjukkan keberpihakan terhadap HYBE dalam perseteruan dengan NewJeans.
Asosiasi Konten Musik Korea mengatakan prihatin dengan kasus ini dan menyamakannnya dengan FIFTY FIFTY.
"Kita telah menyaksikan apa yang disebut sebagai upaya "pengacauan" oleh produser luar yang disewa oleh agensi hiburan untuk memikat artis muda dan menjanjikan serta orang tua mereka agar memutuskan kontrak eksklusif mereka dengan agensi yang ada dalam kasus FIFTY FIFTY," sebut mereka dalam pernyataan resminya.
"Tuduhan manipulasi baru-baru ini oleh mantan perwakilan ADOR Min Heejin, yang dilaporkan oleh media tak lama setelah kasus FIFTY FIFTY, sangat memprihatinkan karena mengungkap sejauh mana manipulasi tersebar luas di industri musik Korea, terlepas dari keasliannya," sambung KMCA.
Baca Juga: Hasil Semifinal BWF WTF 2024: 6 Kali Match Point, Fajri Malah Takluk dari Duo Malaysia
KMCA didirikan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan pada tahun 2008, mengawasi distribusi konten musik yang adil dan efisien di Korea Selatan, melindungi hak kekayaan intelektual produser dan distributor, dan mengoperasikan tangga lagu musik publik Korea Selatan, Circle Chart. ***

