POJOKSATU.id, GRUP NewJeans menanggapi langkah hukum agensi ADOR yang mendaftarkan gugatan terkait perseteruan kontrak eksklusif antarkedua belah pihak.
Kelima member NewJeans, Minji, Hani, Danielle, Haerin, dan Hyein dalam pernyataan resminya, Jumat, 6 Desember 2024, menyatakan kecewa dengan sikap ADOR, dan bersikukuh bahwa kontrak mereka legal untuk diakhiri.
"Kami merasa sangat menyesal mengeluarkan pernyataan ini di tengah situasi yang penuh gejolak ini. Baru-baru ini, kami mengetahui melalui media bahwa ADOR mengajukan gugatan untuk meminta konfirmasi bahwa kontrak eksklusif kami masih berlaku," jelas NewJeans.
Minji dkk meyakini ADOR telah gagal untuk menegaskan dengan tepat bahwa tidak ada pelanggaran terhadap kontrak eksklusif.
"Malah berulang kali mengklaim bahwa kontrak tersebut tidak dapat diakhiri sampai perusahaan mendapatkan kembali dukungan dan investasinya," sambung NewJeans.
Grup yang debut tahun 2022 itu, menegaskan mereka telah melunasi semua biaya yang dipakai untuk membangun karir ke agensi dan perusahaan label.
Dasar itu, diyakini NewJeans sudah cukup untuk melepaskan diri dari agensi dan label meski masih memiliki kontrak berjalan.
"Namun, kami telah mengembalikan keuntungan melebihi investasi kepada ADOR dan HYBE," tegas grup itu.
"Meskipun demikian, HYBE telah mencoba berbagai bentuk campur tangan, termasuk pencemaran nama baik dan membalikkan pemasaran viral, untuk merendahkan nilai kami, dan ADOR membiarkan hal ini terjadi di bawah manajemen baru," ungkap NewJeans.
NewJeans mengumpamakan agensi dan label mirip dengan perusahaan yang melontarkan komentar jahat ke artis yang seharusnya dilindungi.
"Mengingat rusaknya kepercayaan ini, kami menyimpulkan bahwa kemungkinan besar kami akan mengalami kerugian yang lebih besar di masa depan," sebut NewJeans.
Minji dkk menegaskan kepercayaan mereka pada ADOR dan HYBE telah berulang kali diciderai sama dengan melanggar ketentuan kontrak dan gagal memenuhi kewajiban untuk melindungi artisnya.
Baca Juga: Merasa Tak Bebas Bertemu Anak di Kantor, Begini Alasan Pihak Paula Verhoeven
"Berdasarkan ketentuan kontrak eksklusif kami, tidak ada lagi alasan bagi kami untuk terus bekerja sama dengan ADOR dan HYBE," tegas Minji dkk.
"Kontrak eksklusif dengan jelas menyatakan bahwa jika ADOR gagal memenuhi kewajiban kontraknya, kami berhak mengakhiri kontrak," tegas NewJeans.
Grup tersebut sendiri sejatinya masih menyisakan lima tahun dari total tujuh tahun kontrak eksklusif.
"Memaksa kami untuk bekerja selama lima tahun lagi meskipun terjadi kerusakan kepercayaan dan pelanggaran kontrak bukan saja tidak masuk akal namun juga tidak manusiawi," sebut NewJeans.
Baca Juga: Setelah Juara Piala AFF Putri 2024, 2 Pemain Timnas Putri Indonesia Raih Penghargaan Individu
NewJeans merasa telah memberi waktu ke ADOR masa tenggang 14 hari untuk memperbaiki pelanggaran kontrak, namun ADOR gagal melakukannya.
"Oleh karena itu, kami memberi tahu ADOR mengenai pengakhiran kontrak sesuai dengan kontrak eksklusif, dan pengakhiran ini segera berlaku," ucap NewJeans.
Minji dkk menyayangkan ADOR telah mengeluarkan pernyataan yang menyesatkan masyarakat sehingga percaya bahwa kontrak tersebut masih berlaku.
"Sekali lagi, per tanggal 29 November 2024, kami tidak lagi berafiliasi dengan ADOR. ADOR tidak berhak mengganggu atau terlibat dalam aktivitas kami," ungkap grup itu.
Dan, NewJeans menuturkan merasa ngeri dan muak mengetahui bahwa ADOR diam-diam mengikuti, memfitnah, dan menyebarkan informasi palsu melalui media tentang mereka.
"Namun, tidak peduli seberapa keras mereka mencoba menyebarkan perselisihan, kami berlima tetap bersatu, dan tidak ada yang bisa memisahkan kami," jelas NewJeans.
NewJeans mengingatkan setelah Langkah mengumumkan penghentian kontrak eksklusif, para manajer dan direktur kinerja yang membantu kegiatan mereka dilecehkan secara parah.
"Laptop mereka disita dan menjadi sasaran penyelidikan mendadak oleh ADOR dan HYBE, dan kami menyaksikan mereka menangis sebagai akibatnya," sebut grup.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Inter Milan vs Parma, Nerrazzuri Berhasil Amankan Poin Penuh!
"Sulit bagi kami untuk memahami tindakan tidak etis dan tidak manusiawi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, dan sangat menyedihkan bagi kami untuk melihat bahwa kerugian yang disebabkan oleh perusahaan ini juga meluas ke luar jangkauan kami," sambungnya.
Minji dkk ingin menjadi individu yang berani dan sehat serta berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung. ***

