POJOKSATU.id, BRAND 604SERVICE menyampaikan permintaan maaf setelah diketahui sebagai produsen kaos bergambar Kabah dan bertuliskan Allah dan Muhammad yang viral di kalangan artis K-Pop.
Brand tersebut merilis permintaan maaf di akun Instagram @604service, dan menyebut tidak akan menjual kaos tersebut lagi. Dan, menarik dari seluruh toko yang masih menjajakan produk itu.
"Kami ingin meminta maaf atas desain pakaian yang kami produksi, yang telah menyinggung komunitas Islam," jelas manajemen 604SERVICE, dikutip Pojoksatu.id dari akun Instagram, Selasa, 3 Desember 2024.
Mereka mengaku sangat menyesal bahwa apa yang telah diperbuat menyebabkan luka umat Islam.
"Dan kami bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkannya," sambungnya.
Disebutkan, brand tersebut tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati budaya, agama, atau sekelompok orang manapun.
"Tetapi kami gagal untuk sepenuhnya mempertimbangkan sepuluh makna budaya dan agama dari simbol, gambar, dan gaya tertentu. Dengan melakukan hal ini, kami mengabaikan keyakinan yang dianut banyak orang di komunitas Muslim dan sebagai hasilnya, menciptakan sesuatu yang tidak pantas," tuturnya.
Brand itu memahami bahwa pakaian bukan sekadar soal fashion. Dan, menyesali bahwa desain itu tidak menunjukkan rasa hormat dan kepekaan yang sekarang mereka sadari sangat penting.
"Kami ingin meyakinkan Anda bahwa kami berkomitmen untuk belajar dari kesalahan ini dan membuat perubahan yang diperlukan dalam upaya kami ke depan," sebutnya.
Sebagai langkah pertama, produsen menghapus produk dari situs web dan menariknya dari toko yang memiliki produk tersebut.
"Kami akan meninjau kembali proses desain kami dan akan secara aktif mencari bimbingan dari individu yang memiliki pemahaman lebih baik tentang konteks budaya dan agama yang harus dihormati," ungkap brand tersebut.
Mereka juga menegaskan terbuka terhadap masukan dan berdedikasi untuk membuat perubahan apapun yang diperlukan untuk memastikannya.
Baca Juga: Aisar Khaled Ingin Dekati Fuji, Begini Tanggapan Fadly Faisal
"Agar pekerjaan kami menjadi lebih inklusif dan saling menghormati di masa depan, kami memahami bahwa permintaan maaf hanyalah langkah pertama, dan tindakan akan lebih bermakna daripada kata-kata," bebernya.
Brand itu memastikan kreasi di masa depan akan memiliki pemikiran, rasa hormat, dan perhatian terhadap beragam komunitas yang ada.
"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas pelanggaran yang ditimbulkan, dan kami berharap tindakan kami ke depan akan menunjukkan komitmen kami untuk lebih berhati-hati, hormat, dan bertanggung jawab, sehingga Anda dapat memahaminya," tutup pernyataan itu.
Sebelumnya, Ina member BADVILLIAN telah meminta maaf karena memakai baju ketat tersebut di konten joget yang sudah dihapus.
Baca Juga: Timnas Indonesia Putri Jumpa Kamboja di Final Piala AFF Putri 2024, Ini Jadwal Tandingnya
Kemudian, Yujin Kep1er juga melalui agensinya KLAP Entertainment menyampaikan permintaan maaf juga karena ikut memakai baju itu.
"Kami telah mengonfirmasi bahwa Yujin Kep1er baru-baru ini mengenakan pakaian dengan desain yang menggambarkan konten keagamaan, dan kami telah menghapus semua gambar yang menampilkan pakaian tersebut," jelas agensi.
Agensi mengaku salah, karena seharusnya memeriksa pakaian yang dikenakan artisnya.
"Kami ingin meminta maaf kepada semua orang atas kesusahan yang disebabkan karena ketidaktahuan dan ketidakmampuan kami," ungkap agensi. ***

