POJOKSATU.id, DUKA mendalam dirasakan Yadi Bachman alias Wox drummer Matta Band dan keluarga, setelah sang putra Kaisar Akira Ayman, tewas tenggelam di Bali, dalam rangkaian kegiatan study tour.

Kronologi tewasnya Kaisar berawal saat putra Wox Matta Band itu sedang bermain dengan teman-temannya di objek wisata Klingking Beach, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali, pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Jenazah remaja 16 tahun ditemukan pada Kamis, 31 Oktober 2024 sekira pukul 09.40 WITA, beberapa menit setelah Yadi Bachman alias Wox dan istrinya tiba di Bali.

Jenazah Kaisar ditemukan sekira 200 meter dari bibir pantai. Tangis mengiringi proses evakuasi remaja itu.

Baca Juga: Ingin Sukses? Pahami 10 Etika Tidak Tertulis Ini untuk Sukses dalam Kehidupan Sosial dan Karier

Jenazah Kaisar dimakamkan Jumat sekira pukul 08.00 WIB di TPU Bojong, Sumedang, Jawa Barat.

Wox Matta Band menjelaskan, saat kejadian Kaisar satu-satunya yang terseret ombak. Jenazah putranya baru ditemukan keesokan harinya, Kamis, 31 Oktober 2024.

"Anak saya lagi study tour di Bali, masuk ke Pantai Nusa Penida ke Pantai Kelingking, terus sekelompok teman sama teman-temanya itu ia berenang di Bawah, akhirnya terseret ombak. Cuma anak saya terseret ombak, akhirnya sampai ditemukan jenazah," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Jumat, 1 November 2024.

Wox mengatakan putranya meninggal dunia bukan lantaran tidak bisa berenang, karena almarhum memiliki kemampuan berenang yang cukup baik.

Baca Juga: Tragedi Truk Hijau Cipondoh, Unsur Kelalaian Hingga Sengaja Percobaan Pembunuhan

Kaisar meninggal, akibat gelombang laut yang cukup kencang hingga membuatnya tidak bisa bertahan.

"Anak saya bisa berenang. Dia memiliki teknik berenang karena memang ikut les. Setelah ngobrol sama Tim SAR, yang jadi masalah adalah arus di bawah yang kencang," sambungnya.

Wox pun memastikan berusaha ikhlas harus kehilangan putranya bagian dari takdir. Dan, tidak ingin mencari siapa yang patut dipersalahkan atas kejadian ini.

"Dari awal kami tidak mau menyalahkan pihak mana pun. Pihak sekolah atau pengelola wisata karena kami tidak punya fakta-faktanya," ungkapnya.

Baca Juga: 3000 Suporter Timnas Jepang SIAP DATANG ke GBK, Beli Tiket Tetap Harus Punya Akun GARUDA ID, Ada Sisa 5000 Kapasitas Stadion

Dia mengaku sudah bersyukur Kaisar Akira ditemukan setelah sempat hilang tenggelam.

Dalam proses pemakaman Kaisar, terlihat Ustaz Derry Sulaiman. "Anak ini meninggal dalam keadaan menuntut ilmu, study tour sekolah, akan jadi anak surga," ujar Ustaz Derry Sulaiman.

Ustaz Derry menyemangati Yadi Bachman dan istri. "Kedua orang tuanya patut berbahagia. Ya Allah, anakku tidak kau susahkan dengan perkara dunia," ungkapnya.

Dia menjelaskan dalam Islam, Kaisar bisa disebutkan meninggal syahid karena tenggelam.

Bagi Yadi atau Wox Matta Band, ini adalah kehilangan putra yang kali kedua, setelah putra mereka lainnya, Ardya Tetuka Avathara juga telah meninggal dunia pada Juli 2024 karena sakit. ***