POJOKSATU.id, KEKERASAN dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Armor Toreador sangat membekas bagi Cut Intan Nabila dan ketiga anak mereka hingga menimbulkan trauma mendalam.
Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menjelaskan Cut Intan Nabila mengalami trauma hingga pemeriksaan terhadap kasus KDRT dengan tersangka Amor Toreador, itu ditunda.
Namun, Rio mengatakan pihaknya telah membawa Cut Intan Nabila ke rumah sakit untuk melaksanakan visum.
"Polres Bogor langsung membawa korban ke dokter rumah sakit untuk melaksanakan visum. Lalu dilakukan pemeriksaan, keadaannya sangat trauma," jelasnya kepada awak media dalam paparan kasus tersebut, Rabu, 14 Agustus 2024.
Dari hasil visum itu di Rumah Sakit Cibinong, diketahui banyak bekas luka yaitu luka cakar di punggung, juga benjolan di kepala.
"Sehingga pemeriksaan tadi malam kami hentikan sementara melihat faktor psikologi ibu dan anak kecil. Kedua anaknya menangis mencari keberadaan ibunya," ungkapnya.
Selain itu, fakta lain juga terungkap bahwa dua dari tiga anak Cut Intan Nabila dan Armor juga mengalami trauma karena ulah sang ayah.
"Karena kami dapat informasi dari sekitar bahwa anak korban sangat takut ketemu sama laki-laki. Mohon maaf bantu kami agar kami bisa menuntaskan kasus ini," sebutnya.
Namun, belum diketahui apakah sikap anak-anak tersebut trauma dengan kekerasan yang dilakukan terhadap ibu mereka atau pernah mendapatkan kekerasan juga dari Armor.
Rio menegaskan akan mendalami kasus ini untuk dugaan apakah anak-anak korban mendapatkan kekerasan juga.
"Nanti kita dalami (apakah pernah kena KDRT)," ujarnya.
Sebelumnya, dari CCTV yang diunggah Cut Nabila di Instagram-nya, anak ketiga yang masih bayi ikut tertendang saat Armor Toreador menganiaya istrinya. ***

