POJOKSATU.id, TIKTOKER Dave Stanley muncul ke publik, setelah lima bulan kejadian mengerikan dikeroyok brutal oleh geng motor saat bersama teman ceweknya seorang warga negara (WN) Korea di mobil.

Kejadian Dave Stanley dikeroyok tepatnya pada 4 Februari 2024. Saat itu, ramai diberitakan bahwa seorang WNA Korea sebagai korban, namun ternyata sang TikToker juga ada di lokasi.

Ada enam pelaku pengeroyokan sudah ditangkap. Mereka berdalih melakukan penganiyaan karena mengira Dave Stanley dan teman ceweknya melakukan mesum saat berada di Kota Baru Parahyangan, Bandung.

Tak ingin kabar tersebut simpang siur, Dave mengungkapkan kejadian sebenarnya setelah dirinya membaik. Dia juga menyertakan berbagai bukti foto dan video saat di lokasi, ketika para pelaku beraksi juga kondisi wajahnya yang berlumuran darah.

Baca Juga: Tampilan SIMPKB jika Anda Terpanggil Piloting PPG Daljab 2024, Cek 2 Link Ini Lengkap Tutorial Mulai Senin 22 Juli

"Pada tanggal 4 Februari 2024, tepatnya 2 hari setelah saya pulang sehabis operasi hidung di Korea, saya menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan," tulisnya dikutip Pojoksatu.id dari Instagram-nya, Minggu, 21 Juli 2024.

Dave mengatakan pada saat itu, dia bersama seorang teman perempuan berada di dalam mobil Fortuner berwarna putih yang sedang mogok.

"Kemudian datang 6 berandalan bermotor dalam keadaan mabuk memaksa saya keluar dengan menghancurkan mobil dan memecahkan kaca. Mengeroyok dan menculik saya hingga muka babak belur, kuping robek, dipenuhi darah dengan hidung yang baru dioperasi," tuturnya.

Saat itu Dave ketakutan, dan hanya bisa pasrah. Yang ada di pikirannya adalah bagaimana reaksi orang tuanya ketika datang ke TKP jika dia tidak selamat.

Baca Juga: Berstatus Pinjaman dari PSBS Biak, Muhammad Hamzaly Balik ke PSMS Medan

"Saya bersyukur dapat selamat, meskipun pada saat itu saya tidak yakin bisa bertahan. Saat ini, @cimahipolres sedang menangani kasus ini, dan kami sedang dalam proses sidang menunggu putusan hakim," ungkapnya.

Dave mengakui penuh pertimbangan berulang kali apakah sebaiknya mengunggah kejadian itu di media sosial.

"Namun, akhirnya saya memutuskan untuk membagikannya dengan harapan kejadian serupa tidak terulang pada siapapun," tegasnya.

Kemudian, dia menjabarkan kronologis pengeroyokan, penganiayaan, dan penculikannya itu. Dan, memastikan bukan sedang mesum seperti yang dituduhkan.

Baca Juga: Pahami Perubahan Tampilan SIMPKB, Daftar Dokumen Wajib Piloting PPG Daljab 2024, Ingat! Pemanggilan cuma 5 Hari

Dave mengatakan belum bertemu dengan temannya itu dalam waktu yang cukup lama karena dia kuliah di luar negeri.

Jadi mereka berdua memutuskan untuk bertemu di KBP di mana dia tinggal, dengan harapan bisa makan bersama dan berbincang di dalam mobil sambil melihat bintang-bintang.

"Ini sesuatu yang biasa kami lakukan dari dulu dengan teman SMA kami yang lain," timpalnya.

Nahasnya, setelah selesai makan dan bersiap-siap untuk pulang, mereka baru sadar bahwa mobil temannya itu mogok.

"Lalu tiba - tiba, ada segerombolan orang mendatangi kami dan menyangka kami melakukan hal mesum. Dari sanalah mulainya kasus pengeroyokan, penganiayaan dan percobaan penculikan saya," ungkapnya.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-23 Tanpa Sang Suami Dali Wassink, Jennifer Coppen : Sakit Banget, Kuatin Aku ya Allah

"Saya memiliki semua bukti di handphone saya dan saya tekankan bahwa saya tidak melakukan hal mesum. Setelah diinvestigasi, pelaku dalam keadaan mabuk dan tidak mengenal saya. Pelaku sudah diamankan dan sedang dalam proses hukum oleh @cimahipolres," bebernya.

Dave Stanley berharap dengan video unggahannya ini bisa jadi pelajaran dan semua bisa waspada dalam situasi apapun dan dimanapun. ***