POJOKSATU.id, FANS fanatik Park Jimin yaitu PJMS berinisiatif mempromosikan album terbaru sang idola 'MUSE', setelah mendapati agensi BigHit Music dan label HYBE tidak memperlakukan hal setara seperti member BTS lainnya saat merilis karya.

Fans Jimin BTS mendesain, mencetak dan menyebarkan poster 'MUSE' di berbagai negara. Selebaran berisi gambar Jimin, lagu-lagu di album baru terpampang nyata.

Fanbase Jimin, @PJM_data mengunggah foto poster yang dipasang di berbagai tempat. "Jelang perilisan "Smeraldo Garden Marching Band", Jimin lovers di seluruh dunia rela menyebarkan poster sendiri," tulis akun itu di X, Kamis, 27 Juni 2024.

Akun lain di Instagram @silenceis__golden juga mengunggah bagaimana kerja keras fans Jimin demi karya sang idola diketahui publik.

Baca Juga: Kim Seon Ho dan Go Youn Jung Bintangi Serial Korea Terbaru di Netflix 'Can This Love Be Translated'

"Kita tahu Jimin tidak mendapatkan promosi yang sesuai dari perusahaan seperti member (BTS) lainnya, fans Jimin menghandle promosi sendiri," ungkapnya.

Akun tersebut mengungkapkan bahagia jika member BTS mendapatkan promosi dalam setiap perilisan dari agensi/perusahaan, tapi menentang keras ketidakadilan.

"Aku benci ketidakadilan, menganakemaskan seseorang, ketidakpedulian, sabotase yang perusahaan lakukan ke Jimin, jadi aku tidak akan berhenti untuk speak up," tegasnya.

Sementara itu, akun Jiminbrand menyentil agensi dan perusahaan dengan postingan selebaran fans Jimin.

Baca Juga: Polda Metro Pastikan Bakal Kembali Periksa Firli Bahuri

"Edit poster sendiri, print sendiri, nempel sendiri, bagi-bagi sendiri, promosi sendiri. Ayo support UNDERGROUND ARTIST dari label musik nugu underdog YANG PALING MISKIN DI KOREA, BANYAK HUTANG SANA SINI," tulisnya.

"Semua lagu artis underground kita ini masterpiece semuanya, dijamin bakal terngiang-ngiang di kepala, lagu sebelumnya nya masih charting tinggi di 26 negara, terbanyak untuk artis K-Pop. Dia underground artist tapi punya potensi luar biasa kalau di promosikan dengan baik," sambungnya.

Dia mengatakan Jimin punya fansnya loyal yang serentak seluruh dunia buat promosi di jalanan tiap negara.

"PLEASE BANTU SUPPORT ARTIS KECIL, sekarang dia lagi di militer buat nyari sesuap nasi," sentilnya.

Baca Juga: Kasus Kematian Afif Maulana Terus Berbuntut Panjang, 39 Polisi Diperiksa Propam Polda Sumbar

Fakta mengharukan lainnya, Fans Jimin Korea menempel poster Jimin untuk lagu 'SMERALDO GARDEN MARCHING BAND' di jalanan Korea juga kota Busan.

Fans bahkan mampir ke kafe Magnate, milik ayah Jimin. "Terus ada papa Park, dan mereka nyerahin posternya ke papa Park bilang untuk dukung Jimin. Papa Park balas dengan senyum dan bilang "Terima kasih sudah sayang Jimin" dan ngangkat 2 jempol," sebutnya.

"Aku ngetik ini nggak kuat lagi, sambil nangis ini. Antara bahagia papa Park tau banyak yang support Jimin, tapi sedih Jimin diperlakukan seperti ini, kayak balik era debut dia tahun 2013/2014 dimana fans harus nempel-nempelin dan bagi-bagiin poster di jalanan, ya Allah nggak kuat," tuturnya.

Seperti diketahui, selain fans fanatik Jimin yaitu PJMS, penggemar BTS-ARMY juga turut bersuara atas perlakuan diskriminatif dalam perilisan album 'MUSE'.

Baca Juga: Lettu Muhammad Fardhana Hapus Semua Foto Lamaran Bersama Ayu Ting Ting, Fans Resah dan Pertanyakan Kejelasan Rencana Pernikahan

Ini setelah beberapa hari ini, tagar 'Geffen Records To Apologize To Jimin' dan 'Jimin Deserves Better' trending.

Kasus ini berawal saat fansbase PJM_Data ngetweet mempertanyakan ke Geffen Records mengenai pre-order iTunes untuk “Smeraldo Garden Marching Band” Jimin karena sudah mau rilis belum muncul (baru ada kemarin).

Geffen Records adalah distributor musik di Amerika yang bertanggung jawab turut mempromosikan karya BTS.

Namun, Ray Kurzeka, Kepala Streaming dari Geffen Records membalas tweet PJM Data dengan kata Song of The Year, tapi malah mengiklankan artis lain.

Baca Juga: Beomgyu TXT Alami Patah Tulang di Kaki Kiri, Pakai Penyangga untuk Sementara Waktu

K-Media juga merilis beberapa artikel terkait tingkah Kurzeka dengan judul “Tindakan tidak pantas dari eksekutif senior label US menjelang album baru Jimin BTS”.

“Sebagai distributor musiknya di Amerika, alih-alih mendukung artis yang akan segera merilis album baru, dia malah menyebut lagu penyanyi Amerika yang membuat penggemar kesal karena perilakunya dianggap sebagai ketidaktahuan dan ejekan yang lahir dari supremasi kulit putih terhadap artis Asia dan sebuah upaya untuk meminimalkan K-Pop yang telah menjadi arus utama di seluruh dunia," demikian K-Media.

Kemudian, Ray Kurzeka langsung menonaktifkan semua akun media social miliknya usai digeruduk fans Jimin dan BTS.

Sekadar mengingatkan album 'MUSE' akan dirilis 19 Juli 2024 dengan main track 'WHO'. Ini akan dimulai dengan peluncuran lagu 'SMERALDO GARDEN MARCHING BAND' pada Jumat, 28 Juni 2024.

Baca Juga: Sweet Treats - Pastry Exhibition: Kolaborasi antar Chef Pastry di The Alana Sentul

MUSE adalah album solo kedua Jimin setelah FACE. Kali ini, dia mengajak rapper Locco dan penyanyi serta aktris Sofia Carson. ***