POJOKSATU.id, AKTRIS Prilly Latuconsina membuat pengakun mengejutkan soal kelakukan jahat oknum manajemen dari salah satu artis yang diduga Aliando Syarief. Peristiwa itu terjadi 10 tahun lalu yang sangat membekas di hatinya.
Prilly Latuconsina tak menyebutkan nama yang telah melukai hatinya. Namun, itu terjadi diduga di era kejayaan sinetron Ganteng-Ganteng Serigala yang melambungkan namanya dan Aliando Syarief.
Prilly Latuconsina mengatakan ada omongan dari seseorang yang diduga manajemen Aliando Syarief yang mencapnya terkenal karena mendompleng nama artis lain.
"Waktu itu ada omongan dari seseorang, dia ngomong, 'Prilly itu ngedompleng popularitas seseorang'. 'Dia enggak akan terkenal, siapa yang kenal dia kalau enggak digosipin sama orang ini'," kenang Prilly dikutip Pojoksatu.id dari YouTube Domani Siblings, Jumat, 31 Mei 2024.
Baca Juga: Tagar 'Speak Yourself BTS' Trending, ARMY Minta RM dkk Bersuara Tentang Genosida Palestina
Ucapan itu sangat menggores hatinya. Saat itu juga, dia bertekad akan membuktikan omongan itu tidak benar. Diapun berdoa agar dipermudah jalannya meraih kesuksesan,
"(Berdoa) 'Ya Allah, rezeki adalah Engkau yang mengatur, semoga suatu saat nanti aku bisa buktiin ke semua orang bahwa tanpa digosipin sama siapapun, aku bisa berdiri di atas kaki aku sendiri, dan aku bisa terkenal tanpa digosipin sama cowok manapun," ungkapnya.
"Aku terkenal dan ada di posisi aku sekarang karena kerja kerasku," sambungnya.
Kemudian, dia merinci kejahatan lain oknum tersebut saat mensabotase projek iklan yang harusnya bisa didapatnya.
Baca Juga: Dari Panggung Designer, Athan Merambah Dunia Musik, Dendangkan Lagu Batak Tentang Cinta
Padahal, di era itu Namanya melambung tinggi. Faktanya, tak ada satu iklanpun yang didapatnya. Dan semua gegara oknum tersebut.
"Dulu aku kan aku main sinetron, dan orang yang naik namanya itu pasti gampang banget dapat iklan. Boleh kalian cek dari 2014 sampai 2016, aku tidak ada satu brand pun, iklan pun, enggak ada yang ngeproach aku untuk jadiin aku brand ambassador atau jadiin aku bintang iklan," tuturnya.
"Ternyata gara-gara si brand-brand ini selalu ingin menyatukan aku sama satu orang ini di iklan, karena mungkin bakalan bagus, bakalan naik, viral," sambungnya.
Namun, ternyata semuanya gagal total, karena oknum tersebut tak sudi artisnya satu iklan dengan Prilly tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Soal Pelat Palsu DPR, Sahroni : Nanti Dia yang Arogan, Kita yang Kena Dampaknya
"Tapi manajemen orang itu, atau siapapun itu ngasih brandnya pilihan; 'Gue enggak mau talent aku disatukan sama Prilly', 'So lu harus milih mau talent gua atau Prilly, kalau lu pilih Prilly, talent gua mundur dari projek iklan ini'. 'Kalau lu milih talent gua, lu harus cari cewek lain jadi bintang iklannya'," kenang Prilly.
"So, aku enggak pernah disatukan iklannya sama orang tersebut, karena manajemennya enggak mau, dan aku kehilangan beberapa pekerjaan karena itu," sambungnya.
Gegara kejadian itu, banyak sekali pekerjaan yang harusnya bisa dilakukan berdua berakhir gagal. Dia menangis, karena saat itu memang bekerja demi uang.
"Karena besar uangnya iklan itu. Aku kerja memang cari uang, karena waktu itu sudah remaja dan goals aku adalah cari uang buat kuliah, karena aku bayar kuliah aku sendiri," tegasnya.
Baca Juga: Tak Terima Namanya Dikaitkan dalam Kasus Pembunuhan Vina, Ketua XTC Kota Cirebon Buka Suara
Honor iklan itu tak sebanding dengan sinetron. Dia mengatakan honor di layar kaca tidak besar, dengan jam kerja yang sering pulang pagi, bahkan sampai sakit.
"Kayaknya aku satu episode Rp2,5 juta dengan pulang pagi sakit-sakitan, tipesm, terus aku sering blackout, sering pusing, akhirnya sama dokter pakai oksigen. Pas syuting itu badan aku kayak balon, ada satu periode aku gemuk banget atau satu periode aku kayak lidi, enggak sehat, metabolismenya jelek banget, sakit-sakitan," jelasnya.
Prilly mengatakan sampai menangis karena tak paham salahnya apa sampai dijahati seperti itu.
"Rezeki kita dipotong sama orang lain, aku nangis banget. Aku nangis ke orangnya, aku salah apa ya, apa sih alasannya enggak mau disatuin iklan sama aku, karena aku enggak ngerasa itu merugikan kita, toh yang lain-lain banyak yang iklannya bareng," ungkapnya.
"Terus aku bilang, mungkin uang itu kecil buat kamu tapi gede banget buat aku, aku cari uang buat kuliah, dan aku ngebiayain hidup aku sendiri, aku juga ngebantu orang tua aku. Jadi aku sedih aja kalau setiap dapat iklan disabotase," bebernya.
Ketika itu diapun membawa dalam doa tentang sabotase iklan itu. "Terus aku nangis, aku salat aku bilang 'mungkin ini bukan buat aku rezekinya, tapi tolong ya semoga suatu saat nanti Engkau bisa menggantikan rezeki ini biar aku bisa ngebantu keluarga'," ucapnya.
Kemudian Allah SWT mengabulkan doanya. Karirnya lancar setelah selesai dari sinetron itu, bahkan dia mampu menggarap film, membangun bisnis dan meraup berbagai tawaran iklan. Itu diraihnya tanpa embel-embel viral karena seseorang.
"Makanya kita enggak boleh nyakitin orang lain, karena di saat dia berdoa sambil nangis dengan perasaan yang sangat sakit, itu bisa jadi diaminin malaikat dan dijadikan kenyataan," imbaunya.
Tahun 2017, dia dapat iklan dengan honor besar, lalu bisa membangun rumah mewah.
"Aku BA banyak brand, dan aku bisa membutkiakn ke banyak orang dan diri aku sendiri, aku terkenal bukan karena digosipin sama siapa, aku terkenal karena kerjaku, aktingku," tegas Prilly Latuconsina. ***

