POJOKSATU.id, KOMIKA Kemal Palevi meluapkan kemarahannya atas kekejian tentara Israel yang menyerang pengungsian warga Palestina di Rafah. Dia menyerukan semua untu bersuara 'All Eyes on Rafah'.
Kemal Palevi menegaskan apa yang terjadi Rafah sudah di luar batas kemanusiaan.
"Apa yang terjadi di Rafah itu luar biasa gila sih. Orang di pengungsian dibakar hidup-hidup. Kalau kalian cek video soal Rafah, ada bayi, kepalanya hampir p*t*s. Gilaa," tulis Kemal Palevi di akun Instagram-nya, Rabu, 29 Mei 2024.
Dengan apa yang sedang terjadi di Rafah, Kemal mengingatkan semua untuk tidak bisa lagi hanya diam, namun bersuaralah lewat media social.
"Dan sekarang kita diam aja? Woii bangun! Kita selalu disuguhi sama film-film soal perang dunia, dan tau betapa seramnya perang dunia itu. Sekarang, kita enggak usah jauh-jauh ke bioskop, atau streaming di OTT. Atau baca sejarah. Kita sekarang udah bisa liat kejadian seseram perang dunia, di layar hp kita, gratis," tuturnya.
Kemal berharap semua paham bahwa apa yang terjadi Palestina itu bukan perang, bukan semata soal agama melainkan penjajahan dan genosida.
Ya, genosida yang berarti pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa dengan maksud memusnahkan bangsa tersebut.
"Dan, kita diam aja? Gila sih. Peristiwa di Palestina bukan soal agama woy! Ini genosida! Ayo bangun guys! Lakuin apapun itu, hal sekecil apapun," ungkapnya.
Baca Juga: Imbas Gempuran Israel, Seluruh Rumah Sakit di Kota Rafah Lumpuh Total
"Kayak share soal Palestina ke sosmed kalian, itu udah berarti kok! Minimal ngepost sekali, biar orang-orang di sekitar lo tau, kalau lo berpihak ke Palestina. Kalau lo menentang genosida!," sambungnya.
Dan, Kemal juga memberi pilihan untuk bergerak dengan cara memboikot produk yang mendukung Israel.
"Yang lebih ekstrim, dan kalau sanggup, boikot produk-produk yang mendukung Isr**l. Pelan-pelan ganti alat mandi kalian sama yang gak pro Isr**l. Makanan, minuman," tegasnya.
"Dan buat yang suka bilang “boikot itu jangan nanggung-nanggung. Hp kalian juga dong! Sosmed juga dong”. Astaga batu banget sihh. Kalau kayak gitu, gimana kita yang jauh ini mau ngelakuin perlawanan?? Supaya nyampe ke seluruh dunia?? Supaya berita yang ada di sosmed bisa berimbang?," lanjutnya.
Dia mengatakan gerakan sekecil apapun sangat berarti untuk Palestina.
"Ingat, jadilah semut seperti kisah di Nabi Ibrahim. Membawa setetes air untuk memadamkan api ketika nabi Ibrahim dibakar Raja Namrud! Hal kecil, apapun itu, percaya gak percaya ada kok impactnya. Jadi jangan diam aja! ALL EYES ON RAFAH!," pungkasnya. ***

