POJOKSATU.id, PENGGEMAR NCT menyerukan boikot terhadap projek kolaborasi grup SM Entertainment itu dengan brand Starbucks yang selama ini dicap sebagai pendukung Israel.

Diketahui, NCT akan memulai kolaborasi dengan Starbucks pada tanggal 30 Mei hingga 4 Juli lewat promo eksklusif di Korea. Produk Neo Cool Tasty Plum Physio edisi terbatas dengan nama minuman NCT akan dirilis.

Hal ini langsung memicu kemarahan penggemar NCT. Pasalnya, ini sudah kesekian kali, SM Entertainment melakukan kolaborasi dengan brand-brand yang masuk dalam daftar boikot.

Baca Juga: Jadi Serba Salah Melakukan Apapun, Fuji Ingatkan Penggemar dan Haters Mengaku Fans untuk Berhenti Membawa Namanya di Konten Orang Lain

Pada Desember 2023, member NCT, Doyoung telah memicu kontroversi karena terpilih sebagai model produk McDonald.

Dia menjadi model untuk kampanye Lucky Burger, produk McDonald yang akan diluncurkan pada tanggal 26 Desember 2023.

Doyoung NCT juga mengunggah burger dan kotak berlogo McDonald di Instagram Story-nya, di akun @do0_nct, Senin, 26 Desember 2023.

Baca Juga: Akui Tak Diundang ke Pernikahan Rizky Febian-Mahalini, Fuji : Aaliyah, Maaf ya, Banyak yang Menyangkutkan Aku sama Kamu

Kemarahan penggemar itu ternyata tidak menyurutkan agensi SM Entertainment yang ditandai lewat kerja sama baru dengan Starbucks.

Sejak Kamis, 23 Mei 2024, seruan boikot projek tersebut sudah dibuat penggemar di aplikasi X.

"F*ck Starbucks. Never giving them money ever again even if it has to do with NCT," kritik @fairyj***.

"I’m begging yall please boycott that NCT x Starbucks collab it’s not that difficult," sambung @kissjin***.

Baca Juga: Troye Sivan Semangat dengan Rencana Kolaborasi dengan Jimin BTS

"Hello, SM Entertainment. We do NOT want NCT DREAM or any of your artists to associate or promote STARBUCKS or any companies that are financing a genocide in Palestine. Please take note of our concerns," tulis @JNJME***.

"First the kids collabed with a z!0nist and now apparently NCT is collabing with Starbucks, IM TIRED," tukas @kurominh***.

Seperti diketahui sejak 7 Oktober, banyak fans K-Pop dari berbagai agensi melakukan seruan agar artis-artis idola mereka tidak diberikan pekerjaan yang berhubungan dengan brand pendukung Israel, atau tokoh pro genosida.

Baca Juga: Kenaikan UKT Ugal-ugalan jadi Puncak Kemarahan Mahasiswa Ancam Segel Kemndikbud, Nadiem Makarim Bakal 'Diluruskan'

Namun, hingga saat ini, ada saja idol dari agensi bahkan agensi besar seperti tidak aware dengan apa yang sedang terjadi di Gaza, Palestina. Semisal, lagi Live media sosial sengaja ataupun tidak, memamerkan minum brand daftar boikot.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi SM Entertainment atau NCT melihat riak antarfans gegara projek kolaborasi dengan Starbucks. ***