POJOKSATU.id, FILM Dokumenter 'Burning Sun : Exposing The Secret K-Pop Chat Groups' membuat heboh fans K-Pop. Pasalnya, kejahatan para pelaku, salah satunya Seungri eks Big Bang lebih parah dari yang pernah diungkap.
Dokumenter 'Burning Sun : Exposing The Secret K-Pop' dirilis pada Minggu, 19 Mei 2024 oleh Tim investigasi BBC World Service. Seungri Bersama pelaku lain Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon diketahui punya chat group.
Dari chat group itulah terungkap bahwa separah itu kelakukan Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon, terutama Seungri yang layak dicap sebagai 'bos' di kasus ini.
Saat ini, Seungri sudah bebas dan menjalani kehidupan dengan santai. Bahkan, bolak balik ke Bali dan menghadiri berbagai party. Ketika di Korea, dia menjalani cancel culture, malah di Indonesia, dia masih dianggap idol yang dipuja.
Baca Juga: Pilpres 2024 Usai, Para Aliansi Penegak Demokrasi Sampaikan Hal Ini
Film Dokumenter Burning Sun ini mengisahkan perjuangan dua jurnalis perempuan Park Hyo Sil dan Kang Kyung Yoon yang mengungkap kasus ini, sampai mengalami stress hingga keguguran, akibat dihujat fans para idol pelaku, yang tak percaya dengan kasus itu.
Film dokumenter berdurasi satu jam yang ditayangkan di YouTube ini memulai kisah pada tahun 2016 ketika report Park meliput tuduhan pacar Jung terhadap penyanyi itu, karena telah merekam dirinya diam-diam.
Tindakan merekam secara ilegal ini disebut Molka di Korea Selatan. Dua sempat dipanggil polisi, namun kasus ini tidak berjalan, polisi juga tidak memeriksan ponsel Jung.
Baca Juga: Pep Guardiola Segera Tinggalkan Manchester City, Barcelona Sudah Siap Menampung
Kemudian, kekasih Jung mencabut laporan itu bahkan sampai meminta maaf ke public, dan menyebut Jung tak bersalah.
Jung mendapatkan pemulihan nama lagi. Dan reporter Park menjadi bulan-bulanan fans Jung. Dia dihujat, dilecehkan verbal, diteror via telepon hingga membuatnya yang saat itu hamil jadi keguguran.
Tiga tahun kemudian, ponsel Jung yang sempat disimpan di perusahaan forensic berhasil dibocorkan. Dan, seseorang yang membocorkan itu menghubungi reporter Kang.
Di data copy ponsel Jung, terdapat video penyanyi itu sedang minum dengan cewek sampai mabuk, pelukan, ciuman. Dan, terlihat idol lainnya, Choi dan Seungri.
Di video lain, Seungri terlihat memaksa seorang wanita untuk ikut dengannya, hingga menarik tangan dan membentak-bentak.
Paling mengagetkan ada chatroom atau grup chat para pria, yang di dalamnya ada Jung, Choi, Seungri dan beberapa pria lain.
Baca Juga: Mauricio Pochettino Tidak Yakin Dipertahankan Chelsea, Usai Bertemu Todd Boehly
Bahasan mereka seputar cewek, bahkan Jung cerita dia memperkosa seorang wanita sampai korban tak sadarkan diri. Mereka tertawa-tawa.
Seungri juga beberapa kali bicara tentang cewek, dan mengekploitasi dengan menyediakan perempuan untuk teman-teman pengusahanya.
Puncaknya, Seungri menjadi CEO atau salah satu pemilik saham kelab malam Burning Sun. Tempat ini, dikenal sebagai lokasi seksual prostitusi, penjualan narkoba hingga langganan para polisi korup yang membacking.
Baca Juga: Ayah Ayu Ting Ting Marah-marah di Tanah Suci, Tak Terima Indonesia Dicap Miskin oleh Jemaah Malaysia
Seorang mantan pekerja di Burning Sun menjelaskan kelab malam itu terkenal karena Seungri tidak hanya CEO tapi juga kerap tampil sebagai DJ.
"Keberadaannya saat itu menarik tamu cewek dan cowok," ujar sumber yang wajahnya diblur.
Ko Eungsang, reporter cowok yang pernah meliput keberadaan Burning Sun menjelaskan bahwa untuk memesan satu meja di kelab itu, pelanggan harus membayar 1.500 US Dollar dan 7.500 US Dollar saat weekend.
"Karena tamu VIP bayar mahal tentu mau pelayanan ekstra," ujarnya.
Dan, untuk memenuhi kemauan tamu VIP, di kelab itu ada tempat rahasia. "Salah satu tamu VIP memberitahuku kalau dia bisa memilih satu perempuan dan bisa melakukan apa saja dengan perempuan itu," lanjutnya.
Mantan pekerja Burning Sun menjelaskan untuk menarik tamu pria, para pegawai kelab mengambil gambar diam-diam wanita cantik yang ada di kelab lalu mengirim ke tamu VIP.
Dan, begitu tamu VIP tertarik, pegawai kelab menggunakan obat bius atau GHB agar perempuan itu tak sadarkan diri dan dibawa ke ruangan khusus rahasia itu lalu dirudapaksa.
"Ruangan tersembunyi di klub itu terdapat banyak penjaga di luar ruangan. Jadi apapun yang terjadi di dalam ruangan, tidak ada orang yang mendengar. Aku melihat perempuan tak sadarkan diri usai diberi obat GHB hamper setiap hari," ungkapnya.
Baca Juga: Tak Dampingi Ruben Onsu di Rumah Sakit, Sarwendah Beberkan Kondisi Terkini Sang Suami
Salah satu korban yang nama dan wajahnya disamarkan, menjelaskan, peristiwa kelam itu. Suatu malam dia datang bersama teman-teman ceweknya ke Burning Sun, dengan niat hanya bersenang-senang.
Namun, begitu mereka memesan minum dan menegaknya, langsung mabuk. Dia langsung tak sadarkan diri.
"Saat aku bangun, aku sudah di atas ranjang hotel bersama pria yang memberikan minuman di Burning Sun. Dia memaksaku membuka pakaian," kenangnya.
Dengan suara menahan tangis, dia mengatakan saat itu berusaha memberontak tapi tenaganya kalah. Dia diperkosa membabi buta.
"Aku berlutut dan memohon, aku bilang aku rindu ibuku, aku menangis," sebutnya.
Namun, pria itu mengatakan akan melepaskan kalau sudah difoto dalam keadaan telanjang. Dia tak punya pilihan lain dan hanya pasrah. Setelah dilepaskan, dia langsung melapor ke polisi dengan tuduhan pemerkosaan.
Kasus secara keseluruhan bisa diusut setelah artis Go Hara menghubungi jurnalis Kang. Dia mengatakan ingin membantu agar kasus ini diungkap.
"Dia menelepon, bilang apa yang bisa aku bantu. Dia bertemnan dengan Choi, Jung dan Seugri," sebutnya.
Goo Hara mengatakan dirinya juga korban dari video porno yang diambil sang kekasih. Goo Hara membantu Choi untuk mengakui semuanya hingga para jurnalis membuat liputan dan memberitakan hingga polisi mengusut.
Go Hara sendiri meninggal bunuh diri, saat itu dugaan karena ulah kekasihnya yang mengancam akan menyebarkan video, dan melakukan pemerasan.
Lima hari setelah meninggalnya Go Hara, pengadilan memvonis Jung enam tahun penjara atas dakwaan pemerkosaan di Daegu dan menyebarkan video asusila.
Kemudian, Choi divonis 2,5 tahun penjara atas partisipasinya atas pemerkosaan di Daegu. Sedangkan, Seungri dihukum paling ringan hanya 18 bulan penjara atas dakwaan prostitusi, narkoba, dan perekaman ilegal. Dia bebas tahun 2023.
Namun fakta menyakitkan lainnya, meski Burning Sun tidak beroperasi lagi, tapi kelab malam lain yang masih aktif di Gangnam melakukan praktek yang sama.
"Apa yang terjadi dulu masih terjadi sekarang," ujar mantan staf Burning Sun.
Baca Juga: Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kades Walahar Diusut Kejari Karawang
Tim investasi BBC menjelaskan banyak korban Burning Sun tidak berani speak up hingga laporan tidak sampai ke pengadilan.
"Walau aku terlihat biasa aja, aku selalu menangis tiap kali membicarakan kejadian itu," ucap korban.
"Ini sulit, tapi aku akan bicara, agar orang mengetahui semuanya, aku akan bicara saat aku sudah benar-benar siap, agar tidak ada lagi korban, untuk membuatnya (pelaku) merasa bersalah selamanya," tutup korban Burning Sun. ***

