POJOKSATU.id, KOKI ternama Italia, Chef Rubio mengalami kejadian mengerikan di depan rumahnya. Dia diserang gerombolan zionis dengan sangat brutal. Ini ditengarai dengan sikapnya selalu bersuara membela Palestina.
Gabriele Rubini-nama lengap Chef Rubio, mengungkapkan kejadian mengerikan itu di akun X miliknya @rubio_chef, Kamis, 16 Mei 2024. Dia membagikan video wajahnya penuh darah dan matanya bengkak usai dipukul zionis.
"Teroris. Mereka adalah orang-orang Yahudi Zionis. Enam dari mereka menunggu saya di luar rumah dan memotong kabel gerbang untuk membantai saya," tulis Chef Rubio.
Dia juga membagikan foto kerusakan di mobilnya."Inilah antek mafia Zionis. Setiap orang bertanggung jawab. Inilah kaum Yahudi yang kalian bela," tegasnya.
Baca Juga: Sempat Kritik Kemenangan Lesti dari Gilda Sahid SCTV Awards, Tom Liwafa Kena Sentil Rizky Billar
Chef Rubio menegaskan kejadian tersebut terjadi pada 25 April 2024. Dimana, para pelaku membawa palu dan menyerang secara membabi buta.
"6 Zionis yang, bersenjatakan palu pada tanggal 25 April, mencoba membunuh saya #dismantle_israel_now ????????," sebutnya.
Dia juga mengabarkan kondisinya yang sudah keluar dari rumah sakit. Wajahnya, sudah terlihat membaik, namun matanya masih bengkak, sementara kepalanya masih diperban.
"Terima kasih atas dukungannya. Pada akhirnya, jahitan di kepala saya di mana mereka memukul saya dengan palu, luka dan lecet di mana mereka memukul saya dengan batu bata," jelasnya.
Baca Juga: Ingin Ikut Jalur Mandiri di ITB? Wajib Mengikuti UTBK Terlebih Dahulu
Chef Rubio lahir di Frascati tahun 1983. Dia adalah saudara dari pemain rugby profesional Giulio Rubini.
Rubio sendiri awalnya rugby sejak usia dini dan sempat debut pada tahun 2002 untuk Rugby Roma Olimpic melawan Parma. Antara tahun 2003 dan 2005 dia bermain untuk Roma, membuat total 12 penampilan di pertandingan Seri A.
Di akhir musim dia pindah ke Selandia Baru, dan direkrut oleh Poneke Rugby Club dekat Wellington.
Untuk mencari nafkah, ia mulai bekerja di sebuah restoran, dan mengembangkan minatnya pada seni kuliner di samping kecintaannya pada rugbi.
Dia kembali ke Italia pada tahun 2007 ia bermain untuk Rovigo di liga Super 10, dan dari tahun 2008, pertama di Seri A, kemudian di Excellence bersama Lazio hingga cedera ligamen mengakhiri karir olahraganya pada tahun 2011.
Rubio pernah menjalani pelatihan sebagai chef dengan kursus internasional yang lulus pada tahun 2010.
Kemudian, menjadi presenter televisi hingga tahun 2019, ketika dia meninggalkan DMAX karena alasan pribadi.
Karena Maret 2024 sedang diselidiki oleh Kejaksaan Roma, atas dugaan penghasutan kebencian rasial dan pencemaran nama baik.
Chef Rubio memang terkenal lantang menyuarakan hak kemerdekaan untuk Palestina. Tidak hanya memanfaatkan media social miliknya untuk membagikan kondisi terkini di Gaza, dia juga ikut turun ke jalan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan bahwa setidaknya 34.971 orang telah tewas dan 78.641 orang terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Revisi jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas pada 7 Oktober mencapai 1.139 orang dan puluhan orang masih ditawan. ***

