POJOKSATU.id, PIHAK Global Cyber University angkat bicara setelah dugaan kampus itu terkait aliran sehat 'Dahn World', dimana menyeret enam member BTS yang sempat berkuliah di sana.
Presiden Global Cyber University Gong Byeong-yeong menegaskan tidak akan membiarkan kabar itu bergulir bak bola panas. Pihaknya mengumumkan akan mengambil tindakan hukum terhadap fitnah jahat terhadap universitas yang disebarkan tanpa pandang bulu.
Pihak kampus juga membantah keenam member BTS (RM, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook, hanya Jin yang kuliah di kampus lain) terlibat dengan aliran sesat.
Dia menjelaskan enam anggota BTS lulusan Global Cyber University masuk Global Cyber University sebelum debut resmi mereka sebagai BTS atau sebelum mereka menjadi terkenal.
Member pertama yang mendaftar kuliah adalah Suga pada Maret 2013, dimana BTS debut pada Juni 2023.
Mengikuti rekomendasi Suga, RM dan J-Hope diterima pada tahun 2014, V dan Jimin pada tahun 2015 dan Jungkook pada tahun 2017.
“Anggota BTS dipilih melalui audisi oleh Big Hit Entertainment pada tahun 2010 dan debut pada tahun 2013, dan waktu penerimaannya adalah sebelum atau segera setelah debut mereka, jadi tidak masuk akal untuk mengasosiasikan mereka dengan grup (aliran) tertentu," tegasnya.
Seperti diketahui, baru-baru ini, tweet dan postingan telah menyebar secara online, termasuk di SNS dan YouTube, yang menyatakan bahwa Global Cyber University terkait dengan kelompok aliran sesat, kemudian nama BTS sebagai alumni diseret.
Global Cyber University adalah universitas jarak jauh empat tahun yang secara resmi didirikan dengan persetujuan dari Kementerian Pendidikan pada tahun 2010 dan lulusannya menerima gelar sarjana penuh waktu.
Secara hukum dan administratif dipisahkan dari fasilitas keagamaan atau korporasi organisasi tertentu. Itu tidak mengoperasikan fasilitas keagamaan atau kelas di dalam universitas.
"Tolong berhenti menyebarkan informasi palsu tentang siswa selebriti yang mendaftar di sekolah tersebut karena pilihan untuk bekerja keras dalam karir mereka," tegas pihak kampus.
Saat ini, kampus itu sedang mengumpulkan bukti untuk mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang menyebarkan postingan yang memfitnah dan jahat.
"Kami tidak akan mundur terhadap mereka yang mencemarkan nama baik universitas, mahasiswanya, serta dosen dan staf yang telah bekerja keras untuk mahasiswa selama 14 tahun terakhir," tegasnya.
Tuduhan itu disebar di tengah perseteruan CEO Ador, Min Hee Jin dan founder HYBE, Bang Si Hyuk. Member BTS sendiri memiliki saham di HYBE dan menjadi pilar berdirinya Gedung mewah perusahaan label itu.
Namun secara aktivitas berada dalam naungan BigHit Music, salah satu agensi di bawah HYBE. Ya, di HYBE banyak agensi selain BigHit ada Ador, Belift, Pledis, Source Music dan banyak lainnya.
Tuduhan member BTS terseret aliran sesat setelah foto lama RM dkk berfoto bareng dengan Ilchi Lee pendiri Global Cyber University, yang disebut-sebut pendiri Dahn World.
Hal ini memicu spekulasi mengenai keterlibatan HYBE dengan Dahn World. HYPE sendiri sudah membantahnya.
Fakta lainnya, member BTS bukanlah idol satu-satunya yang kuliah di Global Cyber University, banyak lainnya. Namun, karena popularitas BTS jadi dikait-kaitkan, dan terus menerus terseret dalam perseteruan dengan Min Hee Jin dan Bang Si Hyuk. ***

