POJOKSATU.id — Film Siksa Kubur karya Joko Anwar ini sedang diminati oleh banyak orang. Cerita horor yang mengangkat tema hidup dan kematian masih menjadi topik pembicaraan di berbagai platform media sosial.

Mira Amir, seorang psikolog anak dan keluarga, menekankan bahwa tidak semua orang cocok atau dianjurkan untuk menonton film horor seperti Siksa Kubur, terutama bagi mereka yang secara mental belum siap.

Film ini secara terang-terangan membahas berbagai masalah kesehatan mental, termasuk korban pelecehan seksual, trauma, dan kecemasan yang berlebihan.

Baca Juga: Maraton Pilpres

Sebagai contoh, film ini menyoroti peristiwa bom bunuh diri, yang bagi mereka yang pernah mengalami kehilangan anggota keluarga dalam tragedi serupa, cerita ini dapat memicu memori menyedihkan dari masa lalu.

Selain itu, cerita tentang pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu tokoh dan rasa sakit yang terus dirasakannya sampai dewasa, tentu bagi mereka yang pernah mengalami situasi serupa, kisah ini dapat membangkitkan ingatan yang menyakitkan.

SINOPSIS FILM SIKSA KUBUR

Siksa Kubur adalah film yang menampilkan sejumlah bintang terkenal, termasuk Faradina Mufti, Reza Rahadian, dan lainnya.

Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Indonesia Lolos Semifinal Piala Asia U23, Pemain Korea Selatan Sempat Bersuka Cita Menang Adu Penalti

Ceritanya mengikuti perjalanan seorang perempuan bernama Sita yang kehilangan kedua orang tuanya dalam sebuah bom bunuh diri. Sita kecil diperankan oleh Widuri Puteri, sementara Sita dewasa diperankan oleh Faradina Mufti.

Setelah tumbuh dewasa, Sita hidup dengan tekad besar untuk menemukan orang yang paling berdosa dan menyaksikan siksa kuburnya sendiri. Dia berencana untuk ikut dikuburkan bersama orang tersebut sambil merekam momen tersebut.

Sita bekerja di sebuah panti jompo dan tak terduga, dia bertemu dengan seseorang dari masa lalunya bernama Wahyu, yang telah berperilaku buruk terhadap adiknya, Adil, yang akhirnya mengalami trauma yang berkepanjangan.

Baca Juga: Babak I Indonesia Dua Kali Unggul Atas Korea, Rafael Struik Brace, Garuda Muda Sangat Berbahaya

Sita menghabiskan waktu bersama orang tersebut setiap hari, dan ketika Wahyu meninggal, Sita bersiap untuk ikut dikuburkan bersamanya untuk membuktikan keberadaan siksa kubur. Dalam melaksanakan rencananya, Sita dibantu oleh Adil (diperankan oleh Reza Rahadian) yang menunggunya di luar kuburan.

Ambisi Sita berakhir dengan kejadian menakutkan yang menjadi pemicu kejadian aneh di panti jompo di mana dia bekerja. Sementara itu, Sita masih penasaran apakah dia akan bisa menyaksikan Wahyu mendapat ganjaran atas dosa-dosanya di alam kubur.***Kayla Alleaigra Winata