POJOKSATU.id, PERUSAHAAN label HYBE telah membeberkan hasil audit terhadap CEO Ador, Min Hee Jin, Kamis, 25 April 2024. Secara mengejutkan salah satunya membahas dia menggunakan dukun agar BTS tidak berkiprah secepatnya hingga berharap menjalani wajib militer secepatnya.

HYBE mengklaim Min Hee Jin meminta nasihat dukun DI Yeoksam-dong, Gangnam tentang cara mengelola Ador agar bisa mengambil alih perusahaan, termasuk soal BTS pada tahun 2021. Ya, tahun di mana, soal wajib militer RM dkk jadi isu hangat di Korea.

Tahun 2021 adalah tahun dimana Min Hee Jin mendirikan ADOR sebagai perusahaan patungan dengan HYBE. Dimana founder HYBE, Bang Si Hyuk memberikannya opsi saham hingga kini punya 18 persen saham Ador.

Baca Juga: Bantah Selingkuh dengan Rizky Nazar, Salshabilla Adriani Klarifikasi Tidak Hanya Berdua dengan Kekasih Syifa Hadju Itu di Bali

Tidka hanya itu, HYBE menyebutkan Hee Jin telah mempekerjakan personel untuk Ador berdasarkan rekomendasi dukun. Secara khusus, dukun tersebut telah memperkenalkan klien lain, seseorang bernama Park, kepada Min Hee Jin, yang kemudian mempekerjakannya secara pribadi.

Meskipun Park mengirimkan lamaran melalui portal karier resmi, HYBE mencurigai Min Hee Jin melakukan kecurangan dalam perekrutannya. Pekerjaan Park di perusahaan juga dibicarakan dengan dukun.

Dia juga diduga mendiskusikan karyawannya yang lain dengan dukun tersebut. Bagi mereka yang mendapat tanggapan positif dari dukun, sebagian besar akhirnya masuk ke perusahaan, dan sebagian dari orang-orang ini masih bekerja di Ador.

Baca Juga: Kerap Dianggap Tante dan Emak Sang Kekasih selama Berpacaran dengan Kiki Coboy Junior, Gaby Akui Kena Mental hingga Menangis Gegara Hujatan Netizen

Dikatakan bahwa dia juga membocorkan beberapa informasi karyawan dari departemen lain kepada dukun.

HYBE mengatakan berdasarkan transkrip, kerabat dekat Min Hee Jin telah menghubunginya sebagai roh, dan bahwa dia telah melatih Hee Jin dalam manajemen secara keseluruhan melalui KakaoTalk.

"Dalam log percakapan, seorang dukun bernama 'Jiyoung 0814', mengklaim bahwa arwah adik laki-laki kerabatnya telah masuk, dan melanjutkan percakapan dengan memanggil Perwakilan Min 'saudara perempuan'," jelas HYBE.

Dalam sebuah percakapan di tahun 2021, sang dukun menasihati Min Hee Jin untuk mengembalikan perusahaan dalam tiga tahun.

Baca Juga: Syifa Hadju dan Rizky Nazar Dikabarkan Putus, Salshabilla Adriani Disebut Penyebabnya

"Dukun itu berkata, 'Saya akan membantu kamu selama 3 tahun ke depan hanya dalam 3 tahun. Kami mewujudkannya seolah-olah ini adalah merger perusahaan, dan kami akan menyelesaikan semuanya hanya dalam tiga tahun'," ucap sang dukun yang dirilis HYBE berdasarkan transkip yang mereka peroleh.

"Kami yakin CEO Min juga berdiskusi dengan dukun kapan harus menjual saham HYBE miliknya. Penjelasannya adalah bahwa waktu tindakan penuh CEO Min untuk merebut hak pengelolaan bertepatan dengan waktu pembinaan dukun," sambung HYBE.

Kemudian, Min Hee Jin meminta pendapat dukun itu soal kapan BTS harus wajib militer. Dia bertanya apakah RM benar-benar akan masuk militer. Karena, dia merasa akan lebih baik BTS tidak ada.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Juga Putri Zulkifli Hasan Zita Anjani Tuai Kontroversi, Pamer Minuman Starbucks di Mekah, Malah Sebut Netizen Baperan

“Akankah BTS mendaftar wamil atau tidak?”, dan dukun itu menjawab, “Mereka akan mendaftar. Saya pikir akan lebih baik bagi saya jika BTS menjalani wajib militer. Saya pikir akan bagus bagi saya jika tidak ada BTS di sini," ujar Min Hee Jin berdasarkan klaim HYBE.

Dia juga menghina Bang Si Hyuk saat berkomunikasi dengan dukun itu dengan berucap "dia tidak memiliki keterampilan dasar dan hanya menjiplak".

Dan dukun berkomentar, “Pelajari itu karena menjiplak memang menghasilkan uang” hingga menyarankan Min Hee Jin memilih nama Ador sebagai agensinya di bawah naungan HYBE.

HYBE menegaskan akan melayangkan tuntutan hukum terhadap eksekutif sublabel Ador, termasuk Min Hee Jin atas tuduhan pelanggaran kepercayaan dan pelanggaran lainnya. ***