POJOKSATU.id, KEKESALAN ARMY-fans BTS terhadap perusahaan label BTS yaitu Hybe dan agensi Bighit Music memuncak. Ini setelah masuknya Israel dalam daftar negara penayangan 'Suga│Agust D Tour D-DAY The Movie'.
ARMY merasa tidak dihargai oleh Hybe, karena sejak beberapa bulan ini selalu menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan peduli dengan warga Gaza, salah satunya lewat donasi miliaran.
Kemarahan ARMY kali ini setelah pengumuman daftar negara penayangan film dokumenter 'Suga│Agust D Tour D-DAY The Movie', dan secara mengejutkan ada Israel.
Ada 36 negara yang mendapatkan hak penayangan itu, termasuk Indonesia. Namun, fans sama sekali tidak terima ada nama Israel.
Baca Juga: Bongkar Rahasia Kelemahan Utama Kabuto Yakushi dalam Anime Naruto Shippuden
'Suga│Agust D Tour D-DAY The Movie' sendiri akan tayang pada 10 dan 13 April 2024. Dan tiket sudah bisa dipesan sejak 12 Maret 2024.
Hybe dan BigHit membagikan informasi soal film dokumenter yang akan berisi cerita di balik dan atas panggung konser Suga BTS yang juga dihadiri para member.
"SUGA│Agust D TOUR 'D-DAY' THE MOVIE> Main Trailer. "The cinematic cut in theaters & IMAX on April 10 & 13 worldwide! Tickets: https://sugathemovie.com. *Additional screening dates may vary, check your local venues," tulis agensi, Rabu, 13 Maret 2024.
Baca Juga: Ikut dalam Program Promosi KFC, Netizen Ancam Boikot Ria Ricis
Dan, setelah dicek, fans mendapati Israel masuk dalam daftar serta ada dua bioskop yang dipakai untuk penayangan di negara yang saat ini melakukan genosida terhadap warga Palestina itu.
Alhasil, Hybe lagi-lagi jadi trending di X hari ini. ARMY meminta agensi dan perusahaan segera menghapus Israel dari daftar tersebut.
Tak sekadar menaikkan tagar, fans juga mengirimkan email secara massal ke perusahaan dan agensi yang berisi permintaan menghapus Israel dari negara penayangan dan ancaman tidak menonton jika tidak dikabulkan.
"We begged you to remove Israel from the list of 'countries' on the SUGA | AGUST D TOUR D-DAY THE MOVIE. We will keep sending messages to your email until you act in accordance with common sense. @BIGHIT_MUSIC, @bts_bighit, @HYBEOFFICIALtwt," tulis @louviebts di X.
"Please guys, sesuka-sukanya gua sama BTS, tapi haram banget kalau sampai mereka pro zionist," tegas @Ithochan.
"Ya Allah HYBE lagi puasa loh ini, marah banget gue asli. nantangin banget ya? bener-bener tone deaf ini HYBE, orangnya lagi wamil padahal," sambung @dolcve.
"Hybe gila, gua tau emng dari dulu israhell udah masuk ke list tayang dokumenter, tapi masa sekarang gak ada pikiran dan perasaan buat boikot tuh negara jadi jadian? Kemanusiaannya manaaa? Astagfirullah Hybe," kritik @uarmaihop.
"Miris, BTS sejak dulu bgt terang terangan pro Palestina, tapi ditinggal wamil ini company alias hybe malah zionist," tukas @sanciblues.
Seperti diketahui, ini bukan kali pertama ARMY menaikkan tagar dan seruan agar Hybe dan BigHit Music melepaskan diri dari pihak-pihak pendukung zionist.
Sebelumnya, ARMY menyerukan akan Hybe tidak bekerja sama dalam projek musik member BTS dengan CEO Hybe America, Scooter Braun karena seorang zionis dan mendukung penyerangan tentara Israel ke warga Gaza. ***

