POJOKSATU.id, VICKY Prasetyo salah satu artis dari yang terancam gagal sebagai anggota DPR RI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini.

Vicky Prasetyo baru memperoleh 2.047 suara sebagai Caleg DPR RI Jabar 6 Perindo.

Vicky Prasetyo tidak hanya bertarung soal perolehan suaranya, namun juga partai pengusung Perindo yang saat ini belum lolos ke parlemen sesuai hasil embaga survei dalam hitung cepat atau quick count.

Baca Juga: Terancam Gagal ke Melenggang ke Senayan, Gilang Dirga Akui Sempat Kesal hingga Belajar Ikhlas

Partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu sementara ini meraih suara di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yaitu 4 persen.

Vicky menjelaskan terlepas dari hasil hitung cepat atau hasil KPU sementara, dirinya masih menyimpan optimisme sampai KPU benar-benar mengumumkan hasil final.

"Sekarang terlalu prematur menentukan pemenang, suara di PPK kecamatan, akan kita tunggu semuanya. Masih harus optimis dong. Kita akan berjuang sampai akhir sampai penyelenggara Pemilu menentukan siapa yang menang," ujarnya di acara FYP dikutip dari YouTube Trans7, Sabtu, 24 Februari 2024.

Baca Juga: Sakitnya Dapat Respon Negatif Netizen dan Disindir dr Richard Lee, Kartika Putri : Jujur, Sedih Lihat Ada Orang Sejahat Itu

Dia memastikan ikhlas jika nanti di penghitungan akhir Perindo lolos ke parlemen, namun dirinya yang gagal ke Senayan.

"Kita angota partai harus menghormati rumah politik. Kalau memang rumahnya bisa masuk membawa teman-teman legislatif mewakilkan partai, kita harus bersyukur," ungkapnya.

Vicky juga mengatakan dari fakta di lapangan semasa dirinya kampanye, bahwa tidak sedikit masyarakat yang berpola pikir pragmatis. Dimana, figur yang dipilih atau dicoblos adalah yang 'memberikan' sesuatu.

"Masyarakat kita pragmatis, mereka mau program bagus tapi pada kahirnya mereka mementingkan yang 'memberikan' langsung," jelasnya.

Baca Juga: Kartika Putri Sakit, dr Richard Lee Langsung Unggah 'Doa Orang Terzalimi', Diduga Sindir Istri Habib Usman Itu

Pun, Vicky berharap ketika memang dirinya tidak lolos, programnya soal memperhatikan guru ngaji bisa tetap dijalankan orang yang terpilih.

"Kita sudah berusahan, padahal kalau program jalan yang memperhatikan guru ngaji dengan menyelamatkan dia (guru ngaji) menyelamatkan generasi muda," tegasnya.

Dia juga tak menampik cukup jor-joran selama kampanye dengan biaya yang wah. Dia mengatakan mau tidak mau memang butuh dana besar. Karena, dia turun ke masyarakat di banyak titik.

Ini juga sebagai modalnya kenal maju di Pilkada, ini sudah menjadi rencananya jika benar-benar gagal di DPR RI.

Baca Juga: Cerita Andre Taulany, Sempat Tak Punya Uang untuk Lahiran Anak, Pinjam ke Adul untuk Tebus Biaya Rumah Sakit

"Jangkauannya luas, wajarlah setiap hari 9 titik, 12 titik. Minimal andai kata partai kita tidak lolos, suara pribadi kita bagus. Ya masih ada Pilkada tahun ini, berpikir wise," pungkas Vicky Prasetyo. ***